BREAKING NEWS
Rabu, 01 April 2026

Ketua MWA USK Satukan Tangan Rektor Lama dan Rektor Terpilih, Simbol Sinergi Pendidikan Aceh

T.Jamaluddin - Rabu, 04 Februari 2026 18:32 WIB
Ketua MWA USK Satukan Tangan Rektor Lama dan Rektor Terpilih, Simbol Sinergi Pendidikan Aceh
Ketua Majelis Wali Amanat USK, Dr. Safrizal ZA, mempersatukan tangan Rektor USK Prof. Marwan dan Rektor USK terpilih Prof. Mirza Tabrani di Jalan Inong Balee, Darussalam, Banda Aceh, Rabu (4/2/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Safrizal ZA, mempersatukan tangan Rektor USK Prof. Marwan dan Rektor USK terpilih Prof. Mirza Tabrani dalam sebuah simbol persatuan dan sinergi pendidikan di Aceh.

Peristiwa itu terjadi di UPT Hewan Coba dan Kewirausahaan Veteriner/ Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Jalan Inong Balee, Darussalam, Banda Aceh, Rabu (4/2/2026).

Safrizal, yang berdiri di tengah, mengapit kedua rektor saat jabat tangan erat berlangsung dalam acara meuramin (silaturrahim) di lingkungan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) USK.

Baca Juga:

"Saya diundang pada acara meuramin veteriner untuk silaturahim menjelang masa perkuliahan baru dan bulan Ramadhan. Secara spontan saya ajak kedua tokoh pendidikan ini untuk satukan tangan sebagai simbol memajukan pendidikan di Aceh," ujar Safrizal.

Selain itu, Safrizal yang juga Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah (Kasatgas PRR Wilayah) Aceh menekankan peran kampus dalam mendukung percepatan pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Aceh.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada kalangan kampus yang telah mengerahkan kemampuan mereka dalam penanganan bencana, termasuk pengiriman mahasiswa ke lokasi terdampak. Dalam kondisi apapun, kita butuh sinergi dengan kalangan kampus," ujarnya.

Safrizal, lulusan terbaik IPDN dan kini juga Dirjen Bina Adwil Kemendagri, menjelaskan penugasan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuatnya sering berada di Aceh sejak 27 November 2025.

Ia berharap dukungan seluruh lapisan masyarakat agar pemulihan pasca bencana di Aceh dapat berlangsung lebih cepat.

"Dari tiga provinsi terdampak, Aceh menjadi yang terparah dibanding Sumut dan Sumbar. Pak Tito sering ke Aceh untuk monitoring dan meninjau langsung kondisi lapangan," tambahnya.

Acara meuramin ini tidak hanya menjadi momentum silaturahim, tetapi juga memperkuat komitmen universitas dan pemerintah daerah untuk bersinergi memajukan pendidikan serta mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak bencana.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bocah SD di Ngada Tewas Akhiri Hidup, Cak Imin: Saya Minta Semuanya Terbuka
Universitas Aufa Royhan Dorong Siswa SMA/SMK Lanjutkan Pendidikan Tinggi Lewat Promosi Sekolah, Kenalkan Program Studi dan Peluang Karier
Aceh Dorong Rehabilitasi Pascabencana Terukur Melalui Forum Konsultasi Publik Renduk PRRP
SMP Negeri 013 Sibuntuon Parpea Terima Kunjungan Tim Korea dalam Program "Indonesia Visiontrip"
KONI Aceh Siapkan Atlet untuk PON 2028, Sekda Pastikan Dukungan Anggaran Maksimal
Progres Pembangunan Hunian Tetap Polri di Aceh Tamiang Makin Cepat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru