BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Lewat Program Mahasiswa Berdampak, Universitas Aufa Royhan Dampingi Warga Tapanuli Selatan Bangun Kemandirian Ekonomi untuk Pemulihan Pascabencana

Ronald Harahap - Selasa, 10 Maret 2026 12:33 WIB
Lewat Program Mahasiswa Berdampak, Universitas Aufa Royhan Dampingi Warga Tapanuli Selatan Bangun Kemandirian Ekonomi untuk Pemulihan Pascabencana
Mahasiswa Universitas Aufa Royhan menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan PKM di Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPSEL - Mahasiswa Universitas Aufa Royhan menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Program bertajuk Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa dalam Upaya Pemulihan Bencana Sumatera ini difokuskan pada peningkatan kesehatan masyarakat serta penguatan kemandirian ekonomi warga desa.

Kegiatan tersebut resmi berakhir pada Sabtu, 7 Maret 2026, yang ditandai dengan penjemputan mahasiswa oleh pihak kampus di Kantor Desa Luat Lombang.

Baca Juga:

Program ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendorong keterlibatan mahasiswa secara langsung dalam membantu masyarakat yang tengah melakukan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.

Selama menjalankan program PKM, mahasiswa aktif melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan itu meliputi edukasi kesehatan, pendampingan kelompok masyarakat, hingga pelatihan pembuatan produk rumah tangga yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus memiliki nilai ekonomi.


Program ini juga melibatkan kader Posyandu serta keluarga rentan sebagai mitra utama dalam proses pendampingan.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membantu masyarakat mengembangkan keterampilan yang dapat menunjang kesejahteraan keluarga.


Pada penutupan kegiatan, mahasiswa bersama pihak kampus menyerahkan sejumlah alat teknologi dan inovasi kepada Kepala Desa Luat Lombang yang mewakili warga Dusun Pengkolan.

Penyerahan ini turut disaksikan perangkat desa, kader Posyandu, serta perwakilan keluarga yang terlibat dalam kegiatan program.

Peralatan yang diserahkan antara lain mesin penyerbuk atau penghalus bahan, oven pengering, serta alat pengisi cairan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Iran Tawarkan Akses Bebas Melintas Selat Hormuz, Syaratnya Usir Diplomat AS dan Israel!
Dorong UMKM Perkebunan Indonesia Berkelanjutan, Ida Yulidina Purbaya: Sawit, Kelapa, dan Kakao Jadi Kunci Kesejahteraan Masyarakat
Sahur Bersama Warga di Hunian Sementara, Menteri PU Tinjau 252 Rumah Siap Huni Jelang Lebaran
Rupiah Menguat Tipis, Tapi Ancaman Gejolak AS-Iran Bisa Bikin Tekanan Berat
IHSG Melejit 105 Poin! Investor Berebut Saham “Diskon” di Tengah Gejolak Minyak
DPRD Medan Inisiasi Perubahan Perda, Pemko Siap Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru