Kejagung Ogah Buru-buru, Nasib Barang Bukti Sitaan Febrie Diserahkan Sepenuhnya ke Hakim Praperadilan
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan keputusan terkait permintaan pengembalian barang bukti milik mantan Jaksa Agung Muda Pidana
NASIONAL
JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai sekitar 60 ribu mahasiswa yang disebut diterima di perguruan tinggi namun tidak melakukan registrasi ulang.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan data tersebut merupakan hasil evaluasi penerimaan mahasiswa baru tahun 2025, bukan tahun 2026.
Menurut Brian, proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 hingga saat ini masih berlangsung sehingga belum dapat dijadikan dasar untuk menarik kesimpulan.Baca Juga:
Berdasarkan data resmi Panitia SNPMB, angka sekitar 60 ribu yang ramai diperbincangkan merupakan gabungan dari dua komponen berbeda, yaitu daya tampung yang tidak terisi dan peserta yang diterima tetapi tidak melakukan registrasi ulang.
Komponen pertama berasal dari daya tampung perguruan tinggi yang belum terisi.
Pada SNPMB 2025, total daya tampung yang disediakan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri mencapai 627.957 kursi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 585.642 peserta dinyatakan lulus sehingga masih terdapat 42.315 kursi atau sekitar 6,7 persen yang tidak terisi.
Brian menjelaskan kondisi itu terjadi karena perguruan tinggi tetap mempertahankan standar akademik dalam proses seleksi.
"Perguruan tinggi tetap menerapkan standar mutu dalam proses seleksi sehingga kursi yang belum memenuhi kualifikasi tidak diisi semata-mata untuk memenuhi target daya tampung. Kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan industri," ujar Brian.
Sementara itu, komponen kedua berasal dari peserta yang sudah dinyatakan lulus tetapi memutuskan tidak melakukan registrasi ulang.
Dari total 585.642 peserta yang diterima pada SNPMB 2025, sebanyak 567.826 peserta atau 97,2 persen telah melakukan registrasi ulang dan melanjutkan pendidikan sebagai mahasiswa baru.
Sedangkan sebanyak 17.816 peserta atau sekitar 2,8 persen memilih tidak melanjutkan proses registrasi.
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan keputusan terkait permintaan pengembalian barang bukti milik mantan Jaksa Agung Muda Pidana
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (20/8/2026). IHSG naik 53,12 poin atau 0,83 persen ke leve
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (20/8/2026). Rupiah berada di level Rp
EKONOMI
MEDAN Harga beras di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah Provinsi Sumut me
EKONOMI
JAKARTA Momen Presiden Prabowo Subianto duduk di antara Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat p
POLITIK
JAKARTA Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda menyebut kondisi transportasi laut Indonesia sudah masuk status darurat. Pernyataan itu disam
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia mengirim nota diplomatik keberatan kepada pemerintah Arab Saudi setelah uang muka penyelenggaraan Haji 2027 se
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan masih ada warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang belum mendapatkan
NASIONAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Bidang Organisasi dan Kelembagaan Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung dijadwalkan hadir dalam sidang prape
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti kondisi penegakan hukum di Indonesia dalam refleksi 81 tahun kemerdekaan Republik Indones
POLITIK