Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurutnya, Pemerintah Kota Medan berkomitmen mendukung keberlangsungan program tersebut agar para siswa memperoleh pendidikan dan fasilitas yang layak.
"Dengan adanya program nasional ini, Pemko Medan berkomitmen mengawal tumbuh kembang anak-anak agar kelak mampu memutus rantai kemiskinan dan membenahi ekonomi keluarganya," ujar Rico Waas.
Ia juga menitipkan pesan kepada para tenaga pendidik agar memberikan pendampingan dengan pendekatan yang penuh kepedulian.
"Kepada para guru, kami titipkan anak-anak ini. Berikanlah pengajaran dengan hati, rasa kekeluargaan yang erat, dan kualitas pendidikan yang terbaik," pungkas Rico Waas.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Syahripal Syahputra mengatakan sekolah tersebut kini telah beroperasi dengan menggabungkan siswa dari berbagai lokasi rintisan sebelumnya dalam satu kawasan pendidikan terpadu.
Menurut dia, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 memiliki fasilitas lengkap untuk mendukung proses belajar siswa jenjang SD hingga SMA.
Fasilitas tersebut antara lain aula utama dan masjid dengan kapasitas masing-masing 1.080 orang, ruang ibadah khusus siswa Kristiani, asrama putra dan putri, asrama tenaga pengajar, ruang makan bersama, lapangan olahraga mini soccer berstandar internasional, serta fasilitas guesthouse.
"Terdapat juga asrama terpadu, baik itu asrama terpisah untuk siswa putra, siswa putri, serta asrama tenaga pengajar yang dilengkapi dengan ruang makan bersama. Fasilitas lainnya terdapat juga lapangan olahraga mini soccer berstandar internasional serta fasilitas guesthouse," jelasnya.
Saat ini, para siswa baru saja menyelesaikan kegiatan MPLS dan mengikuti program pembentukan karakter serta kedisiplinan yang dibina oleh Taruna Akademi Militer (Akmil) melalui program Bakti Taruna 2026.
Kegiatan pembinaan fisik, sikap, dan kedisiplinan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (7/8/2026).
Setelah program tersebut selesai, pihak sekolah akan melanjutkan tahap matrikulasi.
Program ini dilakukan untuk memetakan kemampuan siswa sebelum ditempatkan sesuai tingkat kelas masing-masing, mengingat Sekolah Rakyat menerapkan sistem multi-entry atau penerimaan siswa dari berbagai tingkatan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.