BREAKING NEWS
Jumat, 07 Agustus 2026

Wali Kota Medan Rico Waas Tinjau Sekolah Rakyat, Apresiasi Semangat Siswa dan Fasilitas Pendidikan Terpadu

Abyadi Siregar - Rabu, 05 Agustus 2026 16:01 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas Tinjau Sekolah Rakyat, Apresiasi Semangat Siswa dan Fasilitas Pendidikan Terpadu
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 2, Jalan Flamboyan II, Medan Tuntungan, Rabu (28/5/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Raut ceria dan semangat para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2, Jalan Flamboyan II, Medan Tuntungan, terlihat saat menerima kunjungan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Rabu (28/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas sekolah sekaligus memastikan proses adaptasi para siswa setelah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Setibanya di lokasi, Rico Waas disambut Kepala Sekolah Rakyat Syahrial Saputra, Danramil 0201/07 Medan Tuntungan, serta Kapolsek Medan Tuntungan.

Baca Juga:

Wali Kota kemudian melihat aktivitas pagi para siswa di lapangan, menyaksikan gerakan Paskibra, serta berinteraksi langsung dengan para pelajar.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas menanyakan kondisi dan pengalaman para siswa selama berada di Sekolah Rakyat.

Ia juga memberikan motivasi agar mereka tetap semangat mengejar cita-cita.

Rico Waas mengaku bangga melihat semangat dan kemampuan adaptasi para siswa yang dinilai sangat baik, termasuk mereka yang baru bergabung.

"Anak-anaknya saya melihat semangatnya penuh dan sangat kompak. Padahal ada yang baru masuk, bukan murid yang existing, tapi adaptasinya cepat sekali. Tiba-tiba sudah rapi baris-berbarisnya, sudah bisa yel-yel, bahkan ada yang menari dan menyanyi. Ketika masa MPLS kemarin mereka beradaptasi dengan sangat baik dan merasa senang berada di sini," ujar Rico Waas.

Menurut Rico, perubahan suasana di Sekolah Rakyat terlihat jelas dibandingkan saat program tersebut baru dimulai.

Jika sebelumnya sebagian siswa masih ragu terhadap masa depan mereka, kini mereka mulai memiliki impian dan cita-cita yang lebih besar.

"Sekarang cita-cita mereka sudah jauh lebih mantap. Ada yang ingin jadi Kowad, Tentara, Polisi, Hakim, hingga Pengusaha. Kejar cita-cita setinggi-tingginya dengan fasilitas yang sudah diberikan ini. Tetap semangat, jaga kekompakan, dan jadilah kebanggaan keluarga," pesan Rico kepada para siswa.

Didampingi Kepala Dinas Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Barli Mulia Nasution, serta Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi, Rico Waas menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program nasional Presiden RI Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Menurutnya, Pemerintah Kota Medan berkomitmen mendukung keberlangsungan program tersebut agar para siswa memperoleh pendidikan dan fasilitas yang layak.

"Dengan adanya program nasional ini, Pemko Medan berkomitmen mengawal tumbuh kembang anak-anak agar kelak mampu memutus rantai kemiskinan dan membenahi ekonomi keluarganya," ujar Rico Waas.

Ia juga menitipkan pesan kepada para tenaga pendidik agar memberikan pendampingan dengan pendekatan yang penuh kepedulian.

"Kepada para guru, kami titipkan anak-anak ini. Berikanlah pengajaran dengan hati, rasa kekeluargaan yang erat, dan kualitas pendidikan yang terbaik," pungkas Rico Waas.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Syahripal Syahputra mengatakan sekolah tersebut kini telah beroperasi dengan menggabungkan siswa dari berbagai lokasi rintisan sebelumnya dalam satu kawasan pendidikan terpadu.

Menurut dia, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 memiliki fasilitas lengkap untuk mendukung proses belajar siswa jenjang SD hingga SMA.

Fasilitas tersebut antara lain aula utama dan masjid dengan kapasitas masing-masing 1.080 orang, ruang ibadah khusus siswa Kristiani, asrama putra dan putri, asrama tenaga pengajar, ruang makan bersama, lapangan olahraga mini soccer berstandar internasional, serta fasilitas guesthouse.

"Terdapat juga asrama terpadu, baik itu asrama terpisah untuk siswa putra, siswa putri, serta asrama tenaga pengajar yang dilengkapi dengan ruang makan bersama. Fasilitas lainnya terdapat juga lapangan olahraga mini soccer berstandar internasional serta fasilitas guesthouse," jelasnya.

Saat ini, para siswa baru saja menyelesaikan kegiatan MPLS dan mengikuti program pembentukan karakter serta kedisiplinan yang dibina oleh Taruna Akademi Militer (Akmil) melalui program Bakti Taruna 2026.

Kegiatan pembinaan fisik, sikap, dan kedisiplinan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (7/8/2026).

Setelah program tersebut selesai, pihak sekolah akan melanjutkan tahap matrikulasi.

Program ini dilakukan untuk memetakan kemampuan siswa sebelum ditempatkan sesuai tingkat kelas masing-masing, mengingat Sekolah Rakyat menerapkan sistem multi-entry atau penerimaan siswa dari berbagai tingkatan.


Untuk tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 menyediakan 18 kelas untuk jenjang SD, 9 kelas untuk SMP, dan 9 kelas untuk SMA.

Sebanyak 270 siswa baru bergabung pada tahun ini, melengkapi 200 siswa dari tahun ajaran sebelumnya yang kini telah terintegrasi dalam satu kawasan sekolah terpadu.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kabar Baik! P2MI Buka Kesempatan Kerja ke Luar Negeri bagi Lulusan SMK, Ini Daftar Negaranya
Wabup Batu Bara Tinjau Program BERLAYAR, Pastikan Pelayanan Publik Hadir hingga Desa
THM Digerebek Gara-gara Vape Narkoba, Pemkot Medan Kini Evaluasi Izin Operasionalnya
Bermula dari Suara Gas Mobil, Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Medan Kini di Tangan Jaksa
Polisi Ungkap Fakta Baru Tewasnya Mantan Istri Anggota Polri di Medan, CCTV dan Saksi Buka Tabir Kasus
Polrestabes Medan Ungkap Detik-detik Sebelum Eks Istri Brigadir I Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak, Motif Masih Didalami
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru