Usai Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diminta Segera Bereskan Kewajiban Pembiayaan Whoosh
JAKARTA Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Ahmad Labib meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara segera memastikan penyele
EKONOMI
TAPTENG — Siswa SMK Negeri 1 Badiri, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, masih harus mengikuti kegiatan belajar-mengajar di tenda darurat.
Kondisi tersebut telah berlangsung selama sembilan bulan setelah sekolah mereka terdampak bencana pada 25 November 2025.
Bangunan SMKN 1 Badiri mengalami kerusakan parah setelah dihantam gelondongan kayu dan material lumpur yang terbawa banjir bandang serta tanah longsor.Baca Juga:
Tidak hanya bangunan, sejumlah peralatan sekolah dan material seperti atap serta kayu juga dilaporkan hilang karena dijarah oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Hingga September 2026, kondisi sekolah belum sepenuhnya pulih.
Setiap hujan turun, halaman dan sejumlah bagian gedung sekolah masih kerap tergenang air bercampur lumpur.
Kondisi tersebut membuat proses belajar-mengajar harus dilakukan di tenda darurat yang masih beralaskan tanah.
"Beginilah kondisi sekolah kami sudah sembilan bulan belajar di tenda darurat," ujar Santi salah seorang siswi SMKN 1 Badiri didampingi teman-temannya saat dikunjungi wartawan, Rabu (16/9/2026).
Santi bersama teman-temannya berharap pemerintah segera merelokasi sekolah tersebut ke lokasi yang lebih aman dan layak.
Mereka menyampaikan harapan itu kepada Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Alexander Sinulingga, Presiden Prabowo, dan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution.
"Karena kami sudah sembilan bulan belajar di tenda sekarang ini. Harapan kami mudah-mudahan sekolah kami dapat dipulihkan melihat kondisi yang ada saat ini," katanya.
Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah X Sibolga-Tapteng, Ahmad Dasuki Siregar, mengatakan pembangunan kembali SMKN 1 Badiri yang terdampak bencana telah diajukan melalui Dinas Pendidikan Sumut ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Menurut Dasuki, lahan untuk pembangunan sekolah baru telah tersedia di Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri.
"Nah, progres saat ini, tahapannya, lahannya sudah ada izin untuk membangun. Lahannya ada di Kelurahan Huta Balang, Kecamatan Badiri," ujarnya.
Ia mengatakan dana revitalisasi dari pemerintah melalui Kemendikdasmen telah masuk ke rekening sekolah.
Pembangunan nantinya dilakukan dengan metode swakelola oleh pihak sekolah.
Sementara itu, pematangan lahan disebut telah memasuki tahap penandatanganan kontrak.
"Jadi ini akan secara serentak mematangkan lahan dan melaksanakan pembangunan gedung. Mungkin minggu depan akan teken kontrak dan langsung akan dilaksanakan juga pembangunan gedung sekolahnya," katanya.
Selain pembangunan gedung, kebutuhan peralatan pendukung kegiatan belajar-mengajar juga akan difasilitasi.
Dasuki mengatakan peralatan tersebut mencakup komputer, mebeler, dan perlengkapan pembelajaran lainnya.
Menurut dia, pengadaan peralatan telah ditampung dalam APBD Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pendidikan.
Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut juga telah mengupayakan bantuan peralatan dari Kemendikdasmen.
"itu sudah ditampung di APBD Propsu melalui Dinas Pendidikan. Kemudian juga Pak Kadis juga sudah mengupayakan bantuan peralatan dari Kementerian untuk tahun ini juga dan itu sudah disetujui. Mungkin minggu depan sudah masuk dananya ke rekening sekolah," ucapnya.
Mengenai kondisi siswa yang masih belajar di tenda, Dasuki mengatakan pihaknya sebelumnya telah mengusulkan pembangunan ruang kelas darurat sebagai solusi sementara.
Namun, dari 12 ruang kelas darurat yang diusulkan, hanya empat ruang yang mendapat persetujuan anggaran. Selain itu, satu ruang kelas dibangun melalui bantuan Baznas.
" Nah ruang kelas darurat yang kita ajukan kemarin adalah sebanyak 12. Namun yang disetujui hanya itu, mungkin karena faktor keterbatasan anggaran dan terbangun sampai sekarang sudah dimanfaatkan siswa adalah sebanyak 4 RKD (ruang kelas darurat), ditambah 1 dari bantuan dari Baznas menjadi 5," katanya.
Dasuki menjelaskan SMKN 1 Badiri saat ini memiliki 20 rombongan belajar (rombel).
Berdasarkan kebutuhan ruang kelas, setidaknya 70 persen dari jumlah rombel harus memiliki ruang belajar.
"Makanya harus ada 14 ruang kelas, namun yang dapat kita hanya 4 dan ini kita sudah mengajukan juga permintaan sebanyak 8 ruang kelas darurat lagi dan rencananya akan dibangun dilahan relokasi SMKN 1 Badiri sendiri yang di Kelurahan Hutabalang," tuturnya.
Dengan rencana tersebut, pemerintah daerah berharap kebutuhan ruang belajar siswa SMKN 1 Badiri dapat terpenuhi sembari menunggu pembangunan sekolah permanen di lokasi relokasi.* (mi/ad)
JAKARTA Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Ahmad Labib meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara segera memastikan penyele
EKONOMI
DELI SERDANG Sapu lidi asal Sumatera Utara semakin diminati pasar Asia. Nilai ekspor komoditas tersebut sepanjang 2026 hingga awal Septe
PERTANIAN AGRIBISNIS
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian bersama Wakil Bupati Syafrizal menerima audiensi dan silaturahmi Himpunan Mahasiswa Islam
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menerima audiensi perwakilan PT Hijau Surya Biotechindo untuk membahas peluang kerja sama
PEMERINTAHAN
BATU BARA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggar
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian mengapresiasi peran Karang Taruna Kabupaten Batu Bara dalam menjalankan kegiatan sosial da
PEMERINTAHAN
JAKARTA Perkembangan teknologi digital mengubah cara masyarakat memperoleh informasi dan mengakses berbagai pelayanan. Informasi yang se
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran pemerintah daerah yang dinilai belum optimal untuk mendukung pembangu
NASIONAL
JAKARTA Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan proses rotasi sejumlah pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) p
POLITIK
JAKARTA Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto membantah pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Men
NASIONAL