BREAKING NEWS
Rabu, 23 September 2026

Prabowo Gagas Pendidikan Gratis hingga PTN, Rektor Didik J. Rachbini: Bukan Hal Mustahil, Jalur Mandiri dan Praktik Komersialisasi Harus Dihentikan

gusWedha - Senin, 21 September 2026 07:56 WIB
Prabowo Gagas Pendidikan Gratis hingga PTN, Rektor Didik J. Rachbini: Bukan Hal Mustahil, Jalur Mandiri dan Praktik Komersialisasi Harus Dihentikan
Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Didik juga mengusulkan penataan ukuran dan struktur perguruan tinggi melalui efisiensi dan right sizing.

Menurut Didik, efisiensi organisasi dapat menjadi salah satu cara agar anggaran pendidikan digunakan lebih efektif.

Ia mengusulkan pemerintah membedakan dukungan operasional berdasarkan skala dan karakteristik masing-masing PTN.

"Dengan melakukan efisiensi dan 'right sizing' PTN, maka pemerintah bisa membiayai dana operasional PTN utama antara Rp500 miliar sampai Rp1 triliun, sedangkan PTN kecil bisa mendapatkan dana operasional Rp200-500 miliar," ujar Didik.

Besaran tersebut merupakan usulan Didik dan bukan angka anggaran yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, pemerintah masih melakukan kajian mengenai kemungkinan skema pendidikan gratis di PTN.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan pemerintah akan menindaklanjuti arahan Prabowo dan mengkaji sejumlah opsi pembiayaan.

Dalam gagasannya, Didik juga membahas pembagian peran antara perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta (PTS).

Menurut dia, PTN dapat memberikan prioritas kepada calon mahasiswa yang memenuhi standar akademik sekaligus berasal dari kelompok ekonomi kurang mampu.

Sementara mahasiswa yang memiliki kemampuan ekonomi lebih besar dapat memilih PTS.

"Bagi mahasiswa yang mampu secara ekonomi bisa mengambil jalur PTS, yang dibiayai oleh masyarakat sehingga ada dua sumber dana pendidikan tinggi, APBN dan dana masyarakat. Mahasiswa yang tidak mampu mendapat prioritas untuk memasuki PTN tentu dengan asas meritokrasi dan kemampuan," kata Didik.

Ia menilai kemampuan akademik atau meritokrasi tetap menjadi salah satu dasar dalam penerimaan mahasiswa.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PKS Ingatkan Prabowo soal Reshuffle Kabinet: Jangan Ada Lagi Pembantu Kena Kasus Korupsi
PMPHI Serukan Orangtua Larang Anaknya Makan MBG
Bahlil Disebut Tak Akan Nyapres pada 2029, Ini Rencana Ketua Umum Golkar
Tak Sekadar Administrasi, SMA Labschool Unesa 1 Dorong SPMI Jadi Budaya Mutu Sekolah
Pelatihan Legislatif DPM FMIPA Unesa Bahas Pembagian Kekuasaan dan Demokrasi, Dorong Mahasiswa Pahami Batas Wewenang
Viral Pegawai SPPG Bantul Diduga Olok-olok Korban Dugaan Keracunan MBG, BGN Langsung Beri Teguran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru