Pengungsi Bencana Tandihat di Huntara: Nyaman Tapi Rindu Rumah Sendiri
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
LUBUK LINGGAU -Banjir hebat melanda tiga kecamatan di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, akibat hujan deras yang terjadi sejak Minggu (2/6) malam hingga Senin (3/6) dini hari. Banjir ini menyebabkan sungai-sungai meluap, merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian air mencapai 50-150 cm. Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana, mengungkapkan bahwa sebanyak 136 kepala keluarga (KK) terdampak di tiga kecamatan: Lubuklinggau Barat I, Lubuklinggau Barat II, dan Lubuklinggau Timur II.
Banjir Melanda di Tengah Malam
M Iqbal Alisyahbana menjelaskan bahwa hujan deras mulai turun pada pukul 22.00 WIB, menyebabkan beberapa sungai dan anak sungai di wilayah Kota Lubuklinggau meluap. “Pada Senin (3/6) dini hari pukul 01.00 WIB, hujan semakin deras dan mengakibatkan air mulai masuk ke pemukiman warga,” ujar Iqbal. Curah hujan yang tinggi menyebabkan air sungai meluap ke perkampungan, merendam rumah-rumah dan mengganggu aktivitas warga.
Wilayah Terdampak dan Jumlah Korban
Menurut data BPBD Sumsel, Kecamatan Lubuklinggau Barat I menjadi wilayah yang paling parah terdampak banjir. Di Kelurahan Muara Enim, sebanyak 65 KK terkena dampaknya. Di Kelurahan Bandung Ujung, 35 KK terdampak, sementara di Sukajadi dan Kayuara masing-masing 5 KK dan 9 KK. Di Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kelurahan Keputraan mencatatkan 12 KK terdampak banjir dan Ulak Lebar 5 KK. Sedangkan di Kelurahan Sidorejo, meskipun tidak terjadi banjir, tanah longsor menyebabkan kerusakan parah.
Sementara itu, di Kecamatan Lubuklinggau Timur II, hanya Kelurahan Karya Bakti yang terdampak dengan 1 KK yang terkena banjir.
Upaya Penanganan Banjir
Tim BPBD Sumsel telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk memberikan bantuan dan evakuasi kepada warga yang rumahnya terendam banjir. Upaya pembersihan dan penyaluran bantuan logistik juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi. “Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani dampak banjir ini secepat mungkin dan mengurangi beban warga,” kata Iqbal.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Banjir yang melanda Lubuklinggau tidak hanya mengakibatkan kerugian material tetapi juga mempengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi warga. Banyak keluarga yang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman, meninggalkan rumah dan harta benda mereka. Sekolah-sekolah dan tempat usaha terpaksa ditutup, mengganggu aktivitas belajar mengajar dan perekonomian lokal. Kerugian ekonomi akibat banjir ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Perlunya Penanganan Jangka Panjang
Kejadian ini menunjukkan pentingnya penanganan jangka panjang untuk mengatasi banjir di wilayah Lubuklinggau dan sekitarnya. Perlu adanya perbaikan sistem drainase dan pengelolaan air yang lebih baik untuk mencegah banjir di masa mendatang. Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan juga perlu ditingkatkan.
Banjir di Lubuklinggau mengingatkan kita akan dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Curah hujan yang tinggi dan cuaca ekstrem menjadi tantangan besar yang harus dihadapi dengan strategi mitigasi yang efektif. Dengan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan bencana banjir dapat diminimalisir di masa depan.
(N/014)
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan tahun 2026 sebagai momentum penguatan sistem hubungan industrial nasional. Langkah ini be
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Jaminan Hidup bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah lo
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai tuntutan hukuman mati bagi anak buah kapal (ABK) asal Medan, Fandi Ramadh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dengan suara bergetar dan mata berkacakaca, ibunda Fandi Ramadhan, Nirwana, menyampaikan permohonan penuh haru agar putranya di
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPSEL Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 418 warga Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru,
EKONOMI
MEDAN Pada malam ke3 bulan suci Ramadhan, Ustad Jumana Farid menekankan pentingnya sholat sebagai tiang agama dalam tausyiah singkat ya
AGAMA
JAKARTA Biaya politik yang tinggi disebut sebagai salah satu akar persoalan korupsi di Indonesia. Direktur Indonesia Political Review (I
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL