Tito Karnavian Usul Tambah Dana Triliunan untuk Bencana Sumatera hingga Reformasi Pemilu
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp6,27 triliun untuk tahun anggaran 2027. Dana itu dir
PEMERINTAHAN
LUMAJANG -Pusat perbelanjaan Graha Mulia Plaza di Lumajang, Jawa Timur, menjadi saksi kebakaran dahsyat yang menggemparkan pada dini hari Selasa. Api melalap bangunan mal tersebut dengan ganas, membuat atapnya runtuh dan meninggalkan kehancuran.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB tersebut menimbulkan keprihatinan besar di tengah masyarakat Lumajang. Graha Mulia Plaza yang terletak di Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah lama menjadi pusat kegiatan dan aktivitas belanja warga setempat. Mal ini menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari kuliner, mainan anak, kebutuhan pokok, hingga fesyen.
Namun, tragisnya, kebakaran hebat ini membuat seluruh bangunan mal menjadi puing. Asap hitam membubung tinggi, dan atap yang runtuh menambah kesedihan dalam kejadian ini. Dilaporkan bahwa titik api bermula di lantai dua dan dengan cepat merembet ke seluruh bangunan.
Siapa yang tak terpukul dengan musibah ini? Graha Mulia Plaza, milik pengusaha ternama Lumajang, David Lesmana Salim, merupakan salah satu simbol kemajuan dan kebanggaan bagi masyarakat setempat. Mal ini tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga menjadi sumber lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.
Dalam grand openingnya pada tahun 2019 yang lalu, David Lesmana Salim menyatakan komitmennya untuk turut membangun Kabupaten Lumajang. “Bupati mengajak saya bersama-sama membangun kabupaten Lumajang, sehingga saya membangun Plaza ini di pinggir kota agar lebih mengembangkan kota lebih luas sehingga Lumajang ini memiliki jalan no 2 nanti,” ujarnya dengan penuh semangat.
Acara grand opening tersebut juga dihadiri oleh Bupati Lumajang saat itu, Thoriqul Haq, yang menandai pentingnya kehadiran Graha Mulia Plaza bagi perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat Lumajang. Ribuan warga yang antusias turut memeriahkan acara tersebut, menunjukkan dukungan mereka terhadap pembangunan dan kemajuan daerahnya.
Namun, kini, semua itu menjadi kenangan. Kebakaran dahsyat telah merenggut keberadaan Graha Mulia Plaza, meninggalkan kerugian besar bagi pemilik, penghuni tenant, dan juga masyarakat sekitar yang bergantung pada keberadaan pusat perbelanjaan ini.
Dalam situasi yang sulit ini, masyarakat Lumajang berharap agar bantuan dan dukungan dari berbagai pihak dapat segera datang untuk membantu pemulihan Graha Mulia Plaza. Semoga, dari puing-puing kebakaran ini, akan muncul semangat baru untuk bangkit kembali, membuktikan bahwa kegigihan dan kebersamaan adalah kunci untuk mengatasi cobaan yang mendatangkan duka ini.
(N/014)
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp6,27 triliun untuk tahun anggaran 2027. Dana itu dir
PEMERINTAHAN
JAKARTA Konsep anggaran pertahanan di Indonesia dinilai perlu berubah dari sekadar biaya keamanan menjadi motor penggerak ekonomi nasion
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengingatkan pemerintah dan masyarakat agar mewaspadai potensi krisis ekonomi yang bis
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar subsidi ti
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai putusan Pengadilan Militer II08 Jakarta dalam kasus penyiraman air keras terhadap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum Presiden ke7 RI Joko Widodo menyatakan keyakinannya bahwa Roy Suryo dan sejumlah pihak yang terlibat dalam kasus du
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menanggapi peringatan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) terkait potensi terjadinya krisis kelaparan bes
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan strategi khusus untuk memperkuat nilai tuk
EKONOMI
JAKARTA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp 2,8 triliun untuk tahun anggaran 2027. Tambahan
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan dua tersangka hasil operasi tangkap tangan (OTT) lanjutan terkait kasus dugaa
HUKUM DAN KRIMINAL