DPRD Binjai Dukung BNNK Berantas Narkoba, Minta Bandar Disikat hingga Tuntas
BINJAI Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Gerindra, Ronggur Simorangkir, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Narkotika Na
HUKUM DAN KRIMINAL
SUKABUMI -Kisruh terkait penyebab longsor di Tol Bocimi Km 64 menjadi sorotan publik yang membingungkan. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan pernyataan bahwa lokasi longsor masuk ke zona kerentanan gerakan tanah. Namun, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dengan tegas menyatakan bahwa longsor disebabkan oleh curah hujan tinggi, bukan gerakan tanah.
Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu, 3 April 2024, di Tol Bocimi Km 64-600 A arah Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Lokasi ini merupakan titik rawan yang memicu perdebatan mengenai sumber longsor yang sebenarnya.
Menteri Basuki Hadimuljono memberikan penjelasan langsung di lapangan bahwa vegetasi di sekitar lokasi masih bertahan, menunjukkan bahwa longsor bukan disebabkan oleh gerakan tanah melainkan material longsor akibat curah hujan yang tinggi. Namun, pernyataan ini menimbulkan pertanyaan dari beberapa pihak terkait keakuratan analisis dan evaluasi terhadap kejadian tersebut.
Dalam upaya menangani dampak longsor ini, pemerintah akan melakukan perbaikan secara temporer untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran. Tindakan pencegahan yang dilakukan, seperti penggunaan sheet pile dalam waktu tiga hari, menjadi langkah awal dalam mengatasi masalah ini. Namun, perlu diingat bahwa langkah-langkah temporer hanya bersifat sementara, sementara solusi jangka panjang perlu diupayakan untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.
Kondisi ini juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara berbagai lembaga terkait dalam mengelola infrastruktur dan mitigasi bencana. Pemantauan yang lebih ketat terhadap faktor-faktor pemicu longsor, seperti kondisi geologi dan cuaca, harus menjadi prioritas untuk meminimalkan risiko bencana di masa mendatang.
Dengan demikian, kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan mitigasi bencana yang efektif perlu terus ditingkatkan. Keterbukaan informasi yang akurat dan transparan dari berbagai pihak juga menjadi kunci dalam membangun kepercayaan dan kesiapan menghadapi tantangan alam yang tak terduga.
(K/09)
BINJAI Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Gerindra, Ronggur Simorangkir, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Narkotika Na
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat transformasi digital dengan menggandeng PT Artajasa Pembayaran Elektronis
EKONOMI
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kota Binjai menjalin audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasion
NASIONAL
MEDAN HiLo Strong Fest 2026 kembali digelar di Kota Medan sebagai bagian dari rangkaian festival olahraga yang berlangsung di 14 kota di
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa skema penggajian pegawai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
EKONOMI
MEDAN Putusan terhadap anak berinisial AL (12), pelaku pembunuhan terhadap ibu kandungnya di Kota Medan, Sumatera Utara, telah berkekuat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyoroti mentalitas kerja aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai masih
NASIONAL
MEDAN PT Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan dan sekitarnya kembali beroper
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan memeriksa Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bobby Adhityo Rizaldi, sete
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta laporan secara langsung kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin terkait perkembangan penanganan duga
NASIONAL