Ketua DPRD Sumut Desak Dirut Pertamina Evaluasi Total Sumbagut, Soroti Antrean BBM yang Kian Parah
MEDAN Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Arni Sitorus mendesak Direktur Utama PT Pertamina segera melakukan evaluasi menyeluruh
POLITIK
DUMAI — Sebanyak 196 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal dideportasi dari Malaysia melalui Pelabuhan Dumai, Sabtu (31/5).
Kedatangan mereka disambut langsung oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, yang menekankan pentingnya jalur legal dalam bekerja ke luar negeri.
PMI ilegal ini dipulangkan karena berbagai alasan, seperti tidak memiliki dokumen resmi, overstay, keterlibatan kasus hukum, hingga alasan kesehatan.
Dari total tersebut, 27 orang memerlukan penanganan khusus karena kondisi kesehatan atau kebutuhan tertentu.
"Dari 196 ini terdiri dari 103 perempuan, lima anak-anak dan sisanya adalah laki-laki. Ada 27 orang yang harus ditangani secara khusus," ujar Abdul Kadir Karding dalam keterangannya.
Menteri Abdul Kadir mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur tawaran kerja ke luar negeri yang tidak resmi.
Pemerintah, katanya, telah menyediakan jalur legal dan aman melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) yang tersebar di berbagai daerah.
"Kalau berangkat secara legal, maka dijamin dan dilindungi negara. Kejadian ini terjadi karena mereka berangkat tanpa prosedur yang benar. Bahkan ada juga yang awalnya legal, namun overstay dan menjadi ilegal," jelasnya.
Salah satu PMI ilegal asal Lombok Tengah, Ardian, mengaku berangkat ke Malaysia melalui agen tidak resmi dan bekerja sebagai tenaga kebersihan.
Ia ditangkap dan dipenjara selama 10 bulan sebelum akhirnya dideportasi.
Seluruh PMI yang dideportasi kini ditempatkan di shelter Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kota Dumai untuk proses pendataan dan pemulangan ke daerah asal masing-masing.
Pemerintah menegaskan komitmennya dalam melindungi para pekerja migran serta terus mengedukasi masyarakat untuk menggunakan jalur legal agar terhindar dari risiko eksploitasi dan penindasan di luar negeri.*
(bs/a008)
MEDAN Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Arni Sitorus mendesak Direktur Utama PT Pertamina segera melakukan evaluasi menyeluruh
POLITIK
JAKARTA Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H.,
NASIONAL
MEDAN Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., me
NASIONAL
DELISERDANG Prestasi membanggakan kembali datang dari Sumatera Utara. Caroline Cicilia Nababan, siswi kelas I SD Negeri 18 Rantau Selata
PENDIDIKAN
BENER MERIAH Pemerintah pusat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di kawasan Tanah Gayo, Aceh. Dalam kurun wak
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bergerak cepat menindaklanjuti tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 sebes
PEMERINTAHAN
MEDAN Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi motor penggerak lahirny
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), diwarnai interup
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), tak sekadar memb
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mempertanyakan mekanisme verifikasi dalam proses seleksi Taruna Akademi Militer (Akmil)
NASIONAL