Ribuan buruh yang tergabung dalam KSPI menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta, pada hari ini, Senin (22/9/2025). (foto: numan fauzi/tt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
- Tolak upah murah, dan menuntut kenaikan upah minimum sebesar 8,5% untuk tahun 2026.
- Segera sahkan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang telah mendapat putusan Mahkamah Konstitusi.Said menegaskan bahwa Gedung DPR sebagai lembaga legislatif tidak perlu diamankan oleh TNI, cukup oleh Kepolisian sesuai dengan fungsi masing-masing institusi.
"Gedung DPR tak perlu dijaga oleh TNI, cukup oleh kepolisian," tegasnya.Lebih lanjut, KSPI dan aliansi buruh meminta Presiden Prabowo Subianto yang baru dilantik untuk memperhatikan tuntutan mereka sebagai bentuk keberpihakan pada kaum pekerja.
Mereka mendesak pemerintah untuk segera merevisi regulasi yang dianggap merugikan buruh dan mempercepat pembentukan RUU Ketenagakerjaan yang progresif.Aksi ini menjadi bagian dari gerakan nasional buruh untuk memastikan bahwa aspirasi pekerja mendapat tempat dalam proses legislasi dan kebijakan negara.
Mereka juga menekankan pentingnya dialog sosial yang sehat antara buruh, pemerintah, dan pengusaha demi menciptakan sistem ketenagakerjaan yang adil dan berkelanjutan.*