Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
CIREBON – Suara dentuman keras dan penampakan bola api yang sempat menghebohkan warga Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (5/10) malam dipastikan merupakan fenomena alam akibat jatuhnya meteor cukup besar di wilayah Laut Jawa.
Kepastian ini disampaikan oleh Profesor Thomas Djamaluddin, pakar astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), usai mengkaji berbagai laporan masyarakat dan data dari sensor seismik BMKG.
"Saya menyimpulkan itu adalah meteor cukup besar yang melintas," kata Thomas saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (6/10).Baca Juga:
Menurut penjelasannya, meteor tersebut melintas dari arah barat daya dan terpantau di wilayah Kabupaten Kuningan hingga Cirebon sebelum akhirnya jatuh di Laut Jawa.
Fenomena itu terjadi sekitar pukul 18.35–18.39 WIB.
Gelombang kejut akibat meteor yang memasuki atmosfer bumi pada ketinggian rendah menghasilkan suara dentuman keras yang mengejutkan masyarakat.
"Ketika memasuki atmosfer yang lebih rendah, menimbulkan gelombang kejut berupa suara dentuman dan terdeteksi oleh BMKG Cirebon pukul 18.39.12 WIB," ujarnya.
Thomas memastikan bahwa fenomena tersebut tidak menimbulkan bahaya bagi masyarakat, meskipun terdengar keras dan terlihat mencolok.
"Fenomena ini tergolong aman. Dentuman dan cahaya itu hanyalah dampak dari meteor yang terbakar di atmosfer," jelasnya.
Sensor seismik milik BMKG dengan kode ACJM mencatat adanya getaran signifikan tepat pada pukul 18.39 WIB, bertepatan dengan laporan dentuman dari masyarakat.
Sementara itu, rekaman kamera pengawas di sejumlah lokasi memperlihatkan bola api meluncur cepat di langit sebelum menghilang.
Warga di kawasan Lemahabang, Cirebon bagian timur, mengaku melihat fenomena tersebut, yang disebut sangat terang dan disertai suara menggelegar.
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA