Skenario Konstitusi Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK: Ini Alur Penggantian dan Sosok Potensial
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
ACEH BESAR — Pimpinan Pondok Pesantren (Dayah) Babul Maghfirah di Gampong Lam Alue Cut, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Ustaz Masrul Aidi, membantah keterangan polisi yang menyebut bullying sebagai motif utama pembakaran asrama putra oleh salah satu santri.
Masrul menilai kesimpulan kepolisian terlalu dini dan dapat menimbulkan persepsi keliru bahwa lingkungan pesantren identik dengan kekerasan.
"Pernyataan itu sangat mengecewakan bagi kami. Seolah-olah dayah ini tempat legal bagi praktik perundungan," ujar Masrul kepada wartawan, Jumat malam (7/11/2025).Baca Juga:
Menurut Masrul, santri yang diduga sebagai pelaku merupakan siswa kelas III SMA, tingkat paling senior di pesantren, sehingga kecil kemungkinan menjadi korban perundungan oleh juniornya.
"Biasanya yang dibully itu adik kelas, bukan yang paling senior. Dia bahkan punya saudara di kelas yang sama," ucapnya.
Masrul menyebut, selama tiga tahun menimba ilmu di Babul Maghfirah, santri tersebut dikenal berprestasi, aktif, dan berperilaku baik.
Ia pernah meraih juara kelas dan mewakili pesantren dalam berbagai lomba akademik.
"Anak yang dibully umumnya tertutup dan prestasinya menurun. Sementara dia justru cerdas dan berkembang," katanya.
Ia juga mempertanyakan logika yang menuding ucapan "bodoh" atau "tolol" sebagai pemicu tindakan kriminal sebesar pembakaran pesantren.
"Apakah kata itu seberat itu hingga bisa menggerakkan seseorang untuk melakukan pembakaran? Rasanya tidak masuk akal," ujarnya.
Masrul menduga motif santri tersebut lebih kompleks dan tidak semata karena perundungan.
Ia menyebut pelaku berasal dari keluarga dengan konflik rumah tangga berat, yang berdampak pada kondisi psikologisnya.
"Ibunya pernah bercerita dalam kondisi depresi, bahkan sampai mencoba menenggak kapur barus," ungkap Masrul.
Dari keterangan teman dekat pelaku, diketahui bahwa ia sudah pernah merencanakan pembakaran asrama jauh hari sebelumnya, bahkan sempat mempertimbangkan bangunan mana yang akan dibakar.
Selain itu, pelaku juga dikenal sering bermain gim daring Roblox, yang menurut Masrul, berpotensi mengandung tantangan berbahaya (game challenge).
"Ada kemungkinan pengaruh dari permainan daring itu. Jadi, penyebabnya tidak sesederhana karena dibully," tegasnya.
Masrul menyatakan pesantrennya telah lama menanamkan nilai sopan santun, komunikasi sehat, dan anti-kekerasan kepada para santri.
"Kami mengajarkan saling menghormati dan berkomunikasi dengan sopan. Tidak ada budaya kekerasan di sini," katanya.
Sebagai bagian dari komitmen itu, sejak Juli 2024, pihak pesantren telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Sekolah, yang terdiri dari guru, komite sekolah, siswa, dan orang tua wali.
Masrul berharap kepolisian tidak terburu-buru menarik kesimpulan dan dapat menyelidiki faktor sosial serta psikologis secara menyeluruh.
"Kesimpulan bahwa bullying jadi penyebab sangat prematur. Kami berharap penyidikan dilakukan lebih hati-hati," pungkasnya.*
(tb/ad)
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyoroti keberadaan sejumlah dokumen terkait ijazah Joko Widodo (Jokowi) yang disebut
POLITIK
MUARASABAK Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Sabak terus meningkatkan pengawasan keselamatan dan keamanan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah telah menuntaskan kewajiban pembayaran obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI) sen
EKONOMI
JAKARTA Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JATINANGOR Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) terpilih menerima Program Beasiswa GENZI UPZ IKA UNPAD. Selain mendapatka
PENDIDIKAN
MEDAN Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa tantangan baru bagi pelaku seni, akademisi hingga fotografe
SENI DAN BUDAYA
BANDA ACEH Unit VI Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan seorang pria berinisial AN (30) yang diduga terlibat kasus penggelapa
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Polisi menangkap pelaku pencurian sepeda motor yang telah diburu hampir dua bulan. Pelaku bernama Yogi Wardani (32) ditangkap d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang warga Deli Serdang, Indrayani, mengadukan sejumlah penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (
HUKUM DAN KRIMINAL