BREAKING NEWS
Selasa, 21 April 2026

Banjir Kembali Rendam Tebingtinggi, Ribuan Warga Terdampak Akibat Tanggul Jebol dan Debit Sungai Naik

Raman Krisna - Kamis, 27 November 2025 16:47 WIB
Banjir Kembali Rendam Tebingtinggi, Ribuan Warga Terdampak Akibat Tanggul Jebol dan Debit Sungai Naik
kondisi banjir di Tebing tinggi. (Foto: Ist/ BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TEBING TINGGI - Hujan berintensitas tinggi sejak Kamis dini hari, 27 November 2025, kembali membuat Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, dilanda banjir.

Debit Sungai Padang, Bahilang, dan Sibarau meningkat drastis akibat aliran dari kawasan hulu, termasuk Kabupaten Simalungun dan Serdang bedagai.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebingtinggi mencatat banjir mulai memasuki permukiman sekitar pukul 06.00 WIB.

Kondisi memburuk ketika tanggul penahan Sungai Padang jebol di Kelurahan Bandar Utama pada pukul 09.00 WIB, mempercepat penyebaran air ke kawasan padat penduduk.

Data real-time BPBD mencatat hingga siang hari, banjir telah melanda lima kecamatan dan 18 kelurahan, dengan total 2.738 kepala keluarga atau 5.908 jiwa terdampak.

Setidaknya 1.999 rumah terendam dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga lebih dari satu meter.

Beberapa fasilitas umum seperti pasar, musala, dan masjid juga ikut terendam.

Kawasan Badak Bejuang, Bandar Utama, Pasar Baru, dan Mandailing menjadi titik kritis, di mana air masih terus naik seiring curah hujan yang belum berhenti.

Menurut BMKG Medan, kelembapan udara mencapai 96% dengan potensi hujan berlanjut hingga sore hari.

Curah hujan tertinggi tercatat di Sipispis, Serdangbedagai, sebesar 118,6 mm, yang memperparah aliran air ke hilir.

Data BWSS II menunjukkan kondisi debit sungai yang mengkhawatirkan.

Bendung Bajayu berada pada elevasi 13,90 meter dengan seluruh delapan pintu air dibuka untuk mengurangi tekanan arus.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru