Kejahatan Digital Tak Lagi Dianggap Sepele, Meutya Hafid Minta Perlindungan Korban Diperkuat
JAKARTA Meutya Hafid menegaskan bahwa kejahatan di ruang digital harus dipandang setara dengan kekerasan fisik di dunia nyata. Ia menila
NASIONAL
TEBING TINGGI - Hujan berintensitas tinggi sejak Kamis dini hari, 27 November 2025, kembali membuat Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, dilanda banjir.
Debit Sungai Padang, Bahilang, dan Sibarau meningkat drastis akibat aliran dari kawasan hulu, termasuk Kabupaten Simalungun dan Serdang bedagai.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebingtinggi mencatat banjir mulai memasuki permukiman sekitar pukul 06.00 WIB.
Kondisi memburuk ketika tanggul penahan Sungai Padang jebol di Kelurahan Bandar Utama pada pukul 09.00 WIB, mempercepat penyebaran air ke kawasan padat penduduk.
Data real-time BPBD mencatat hingga siang hari, banjir telah melanda lima kecamatan dan 18 kelurahan, dengan total 2.738 kepala keluarga atau 5.908 jiwa terdampak.
Setidaknya 1.999 rumah terendam dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga lebih dari satu meter.
Beberapa fasilitas umum seperti pasar, musala, dan masjid juga ikut terendam.
Kawasan Badak Bejuang, Bandar Utama, Pasar Baru, dan Mandailing menjadi titik kritis, di mana air masih terus naik seiring curah hujan yang belum berhenti.
Menurut BMKG Medan, kelembapan udara mencapai 96% dengan potensi hujan berlanjut hingga sore hari.
Curah hujan tertinggi tercatat di Sipispis, Serdangbedagai, sebesar 118,6 mm, yang memperparah aliran air ke hilir.
Data BWSS II menunjukkan kondisi debit sungai yang mengkhawatirkan.
Bendung Bajayu berada pada elevasi 13,90 meter dengan seluruh delapan pintu air dibuka untuk mengurangi tekanan arus.
Pemantauan di titik-titik PDA lain, termasuk Bah Hilang, Bahsumbu, Sibarau, dan Berohol, menunjukkan muka air yang cenderung meningkat.
BPBD Kota Tebingtinggi mengerahkan seluruh personel untuk mengevakuasi warga, mendirikan posko darurat, serta melakukan pendataan dan penyelamatan di wilayah terdampak.
Petugas juga memonitor debit sungai secara berkala untuk memprediksi potensi kenaikan air lebih lanjut.
Meski demikian, keterbatasan personel, logistik, dan armada operasional membuat penanganan dilakukan secara bertahap dengan prioritas pada kawasan paling parah.
Hingga laporan terakhir, belum ada korban jiwa yang dilaporkan.
Pemerintah Kota Tebingtinggi mengimbau warga tetap waspada, menjauhi arus deras, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Informasi terkait perkembangan banjir dijanjikan akan terus diperbarui secara berkala.
Banjir kali ini kembali menyoroti kerentanan infrastruktur sungai dan pentingnya normalisasi serta penguatan tanggul di wilayah kota untuk mencegah dampak yang lebih luas pada masa depan.*
(um)
JAKARTA Meutya Hafid menegaskan bahwa kejahatan di ruang digital harus dipandang setara dengan kekerasan fisik di dunia nyata. Ia menila
NASIONAL
JAKARTA IHSG ditutup di zona merah pada akhir perdagangan, Selasa (21/4/2026). Indeks melemah 34,73 poin atau 0,46 persen ke level 7.559
EKONOMI
JAKARTA Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik lima pejabat eselon II baru di lingkungan Kementerian Keuangan, Selasa (21/4/2026). Pelantik
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Militer II08 Jakarta telah menetapkan majelis hakim yang akan menyidangkan kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Negeri Medan menyayangkan aksi unjuk rasa yang dilakukan massa Pujakesuma di halaman pengadilan yang berujung pada keru
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Golkar akan menggelar Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional 2026 pada Jumat, 24 April 2026 di Tennis Indoor Senayan.
POLITIK
JAKARTA Polda Metro Jaya tengah menyelidiki laporan terhadap dua pegiat media sosial, Ade Armando dan Permadi Arya, terkait dugaan pengh
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan bahwa keberadaan kapal milik Amerika Serikat yang melintasi Selat Malaka tidak aka
NASIONAL
LANGKAT Gelombang aksi unjuk rasa korban banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kembali berlanjut. Kali ini, ribuan warga dari Kec
PERISTIWA
BANDA ACEH Polda Aceh menyatakan dua berkas perkara dugaan korupsi beasiswa pada BPSDM Aceh telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaks
HUKUM DAN KRIMINAL