SERDANG BEDAGAI - Banjir besar kembali melanda Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025).
Sedikitnya 11 kecamatan terendam, dengan sekitar 2.000 Kepala Keluarga terdampak. Pemerintah daerah bergerak cepat untuk menanggulangi bencana ini.
Wakil Bupati Sergai, Dr. H. Adlin Tambunan, turun langsung meninjau titik-titik banjir di Kecamatan Sei Rampah, Sei Bamban, Tebing Tinggi, dan Teluk Mengkudu.
Ia menegaskan seluruh unsur pemerintah bekerja maksimal, mulai dari penanganan darurat hingga pemulihan pasca-banjir.
Nakes dan Petugas Siaga Penuh
Adlin meminta tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas, RSUD, hingga posko siaga penuh. "Kita sudah minta seluruh nakes untuk turun ke posko dan lokasi banjir memberikan layanan kesehatan," ujarnya.
Selain nakes, petugas BPBD, Dinas Sosial, serta aparat kecamatan dan desa diminta siap melakukan evakuasi, membuka dapur umum, serta membantu warga terdampak kapan saja.
Adlin juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air.
"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Hindari area rawan banjir dan patuhi arahan petugas," tegasnya.
BPBD: Pendataan Masih Berlangsung
Plt. Kepala BPBD Sergai, Abdul Rahman Purba, menjelaskan banjir melanda 11 kecamatan, yakni:
Sipispis
Tebing Syahbandar
Dolok Masihul
Perbaungan
Teluk Mengkudu
Pantai Cermin
Sei Rampah
Tebing Tinggi
Tanjung Beringin
Bandar Khalipah
Sei Bamban
"Pendataan masih berlangsung. Potensi bertambahnya jumlah warga terdampak sangat mungkin terjadi," kata Rahman Purba.
BPBD bersama TNI–Polri, OPD terkait, dan relawan terus memantau lokasi terdampak, melakukan evakuasi, serta memastikan seluruh warga mendapat bantuan.
Pemkab Sergai juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi petugas jika membutuhkan pertolongan.*
(um)
Editor
: Adelia Syafitri
Banjir Melanda 11 Kecamatan di Sergai, 2.000 KK Terdampak