Sejumlah KRI diberangkatkan mengangkut bantuan kemanusiaan, tenaga medis, dan peralatan kesehatan ke titik terdampak banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) diberangkatkan untuk mengangkut bantuan kemanusiaan, tenaga medis, dan peralatan kesehatan ke titik terdampak.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan beberapa kapal utama, antara lain: - KRI dr. Soeharso-990 dari Jakarta menuju Langsa - KRI Teluk Gilimanuk-531 dari Jakarta ke Lhokseumawe - KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 dari Surabaya ke Sibolga - KRI Semarang-594 dari Jakarta ke Nias - KRI Sutedi Senaputra-378 dari Belawan menuju Aceh Timur
Fokus utama TNI AL adalah pengerahan Kapal Rumah Sakit, yakni KRI dr. Soeharso-990 dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, yang dilengkapi fasilitas medis modern.
KRI dr. Soeharso-990 membawa sembilan tenaga medisKRI serta 80 personel Batalyon Kesehatan Marinir, lengkap dengan Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) termasuk tenda, velbed, perlengkapan emergensi, dan ambulans.
Sementara KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 diperkuat dengan 11 personel medis dan perlengkapan penunjang, termasuk tabung oksigen, obat-obatan, dan unit ambulans.
Seluruh kapal juga memuat paket logistik mulai dari makanan, minuman, pakaian, hingga obat-obatan, dengan koordinasi Kodaeral I, II, dan III untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
Selain unsur laut, TNI AL menurunkan tim penyelamat elite gabungan Satkopaska dan Dislambair untuk misi pencarian dan evakuasi.
Lima helikopter juga dioperasikan untuk pengintaian, evakuasi medis, dan pengiriman bantuan ke daerah sulit dijangkau.
Pasukan Marinir dari Yonmarhanlan di berbagai Kodaeral siaga jika intensitas bencana meningkat.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan, pengiriman bantuan ini adalah wujud komitmen TNI AL memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak bencana.*