BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Maret 2026

Update Banjir dan Longsor Deli Serdang: 8 Tewas, 4 Masih Hilang

Adam - Minggu, 30 November 2025 10:46 WIB
Update Banjir dan Longsor Deli Serdang: 8 Tewas, 4 Masih Hilang
Kondisi pasca banjir di perumahan Villa Patumbak Permai, Patumbak, Kec. Deli Serdang. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANGBencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Deli Serdang menelan korban jiwa delapan orang, sementara empat korban lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Bencana ini terjadi sejak Kamis, 27 November 2025, hingga Jumat malam, 28 November 2025.

Baca Juga:
Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar, menyebutkan identitas korban tewas antara lain Henri Parsaoran Matanari (55), Sumiati Reselina br Hutasoit (51), Edi Erizal Nasution (70), Raden Sugiarto (72), Cahaya Khairani Pohan (70), Darussalam (85), Sugianto (57), serta seorang perempuan yang identitasnya belum diketahui

"Salah satu korban, Edi Erizal Nasution, sebelumnya mengalami stroke," jelas Anwar, Minggu (30/11/2025).

Sementara korban yang masih hilang adalah Doni Andrean (27), Anto (53), Rizki (27), dan Aziz (20). Pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Banjir di Deli Serdang tersebar di 15 kecamatan, dengan total 30.609 rumah terdampak, mencakup 52.100 kepala keluarga atau 170.760 jiwa.

Kecamatan Sunggal tercatat sebagai wilayah terdampak terparah dengan 13.531 rumah terendam, diikuti Kecamatan Batang Kuis (5.674 rumah) dan Beringin (3.561 rumah).

Selain banjir, longsor juga terjadi di sejumlah lokasi, seperti Desa Buah Nabar, Desa Rumah Kinangkung SP, Desa Suka Maju, dan Desa Bandar Baru di Kecamatan Sibolangit.

Dampak longsor bervariasi mulai dari jalan desa tertimbun, putusnya jembatan, hingga rumah nyaris rubuh.

Upaya penanganan pertama dilakukan Pemkab Deli Serdang dengan membangun 78 dapur umum di wilayah terdampak.

Kecamatan Sunggal menjadi yang terbanyak, yakni 46 titik dapur umum, termasuk 11 titik di Desa Medan Krio.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Diduga Bantuan Tak Kunjung Tiba, Warga Tanjung Pura Menjarah Alfamart di Tengah Banjir
Tinjau Lapangan dengan Helikopter, Gubernur Sumut Fokus Distribusi Bantuan bagi Korban Banjir
Viral Kayu Gelondongan Hanyut Usai Banjir di Sumut, DPR Bakal Panggil Kemenhut
Kenapa Banjir dan Longsor Sumatra Belum Jadi Bencana Nasional? BNPB Bandingkan dengan Tsunami Aceh 2004
Banjir dan Longsor Melanda Sumatera, ESDM: Curah Hujan Ekstrem Jadi Faktor Dominan
BMKG Turun Langsung ke Medan, Operasi Modifikasi Cuaca Digeber untuk Redam Hujan Ekstrem Sumatra
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru