BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Maret 2026

Wapres Gibran Tinjau Garoga, Saksikan Jalan Terbelah dan Sungai Baru Akibat Banjir Bandang

Abyadi Siregar - Kamis, 04 Desember 2025 13:22 WIB
Wapres Gibran Tinjau Garoga, Saksikan Jalan Terbelah dan Sungai Baru Akibat Banjir Bandang
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Kamis pagi, 4 Desember 2025. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATANGTORU — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Kamis pagi, 4 Desember 2025.

Ia mendarat menggunakan helikopter di lapangan PTPN III sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan yang disebut paling parah terdampak banjir bandang Garoga.

Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 10.19 WIB. Kedatangannya disambut Kapolda Sumatera Utara Irjen Whisnu, Wakil Gubernur Sumut Surya, dan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan.

Baca Juga:

Setelah bersalaman, rombongan segera bergerak menuju posko pengungsian. Di tempat itu, Gibran berbincang singkat dengan warga yang tengah beristirahat.

Dari posko, Wapres diajak meninjau titik kritis bencana, sebuah ruas jalan utama yang terbelah dan terputus setelah dihantam banjir bandang pada 25 November 2025.

Di lokasi itulah muncul aliran sungai baru yang sebelumnya tidak ada.

Wakil Gubernur Surya menjelaskan kondisi perubahan bentang alam desa yang cukup ekstrem.

Menurut dia, air bah yang datang tiba-tiba memicu pergeseran arus sungai hingga menghancurkan rumah-rumah warga di sekitar area tersebut.

Kepala Desa Garoga, Risman Rambe, turut memberi penjelasan. Ia menunjukkan aliran sungai yang kini mengalir tepat di depan mereka, arus baru yang terbentuk usai banjir.

Risman juga mengarahkan perhatian Gibran ke perbatasan Tapsel dan Tapanuli Tengah, lokasi jembatan putus dan tumpukan kayu gelondongan yang menyumbat aliran sungai.

Sungai yang tersumbat itu, kata Risman, kini nyaris kering.

"Ketika banjir datang, kayu-kayu besar itu menutup jembatan sepenuhnya. Arus pun berpindah ke arah pemukiman," ujarnya.

Bupati Tapsel Gus Irawan menegaskan bahwa sumbatan kayu gelondongan di Sungai Garoga 2 menjadi pemicu utama banjir bandang.

Garoga diketahui memiliki dua aliran sungai besar, yang oleh warga disebut Sungai Garoga 1 dan 2.

"Karena tersumbat, air menerjang ke kanan. Itu yang menyebabkan permukiman rata oleh banjir," kata Gus Irawan.

Rumah Kepala Desa Garoga termasuk yang nyaris hilang tersapu banjir.

Kini, desa itu hanya menyisakan puing bangunan dan tumpukan kayu gelondongan yang masih terlihat jelas di sepanjang aliran sungai.

Gibran menyaksikan langsung perubahan drastis alur Sungai Garoga 2, arus baru yang menghantam dan menyapu rata puluhan rumah warga.

Pemerintah pusat disebut akan segera mengkoordinasikan langkah penanganan lanjutan serta upaya mitigasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.*


(tm/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sebelum Banjir Bandang, Gubernur Bobby Nasution Sudah Keluarkan Instruksi Siaga Bencana Sejak September
BBM Mulai Lancar di Tapteng Setelah SPBU Beroperasi 24 Jam, Antrean Warga Berkurang
KLH Panggil 8 Perusahaan soal Kayu Gelondongan Banjir Sumatra, Izin Lingkungan Terancam Dicabut
Gibran Tinjau Bencana Sumatra, Catatan Tangan Jadi Sorotan: Semua Keluhan Warga Dicatat di Buku Saku
Diduga Hambat Pemeriksaan Bobby Nasution, Dewas KPK Periksa Dua Penyidik
Harga Sembako di Nias Selatan Melonjak Tajam Akibat Banjir Bandang Sumut: Beras Langka, Cabai Sentuh Rp150 Ribu Per Kilo!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru