BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Polda Sumut Perkuat Layanan Kemanusiaan di Batang Toru Lewat Posko Kesehatan dan Dapur Lapangan

- Jumat, 05 Desember 2025 08:50 WIB
Polda Sumut Perkuat Layanan Kemanusiaan di Batang Toru Lewat Posko Kesehatan dan Dapur Lapangan
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dan Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu saat meninjau kondisi pengungsian warga di sekitaran Sungai Garoga, Batang Toru, Kamis, (4/12/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI SELATAN — Kepolisian Daerah Sumatera Utara mendirikan sejumlah posko pelayanan terpadu di wilayah Batang Toru dan sekitarnya sebagai upaya mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.

Posko yang beroperasi selama 24 jam itu menjadi pusat layanan bagi para pengungsi, mencakup akses kesehatan, keamanan, hingga distribusi logistik.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, mengatakan pendirian posko terpadu merupakan strategi kepolisian untuk memastikan setiap warga terdampak mendapatkan bantuan secara merata.

Baca Juga:

"Kami membuat posko kesehatan, posko keamanan, dan dapur lapangan. Kami juga mendatangkan dokter dan perawat dari Polda Sumut demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," ujar Whisnu, Rabu.

Dapur lapangan menyediakan makanan siap santap setiap hari. Bahan kebutuhan pangan sebagian besar berasal dari Polda Sumut dan Mabes Polri melalui Kapolri, serta bantuan dari sejumlah polda di wilayah sekitar.

"Bantuan ini bukan hanya hari ini saja, tetapi akan terus dilakukan sampai situasi kembali pulih," katanya.

Selain memberikan layanan konsumsi dan kesehatan, Polri juga menurunkan tim pencarian korban serta mengerahkan anjing pelacak K9 yang didatangkan dari Mabes Polri.

Upaya itu dilakukan mengingat masih ada warga yang belum ditemukan pascabencana.

Whisnu menegaskan pendirian beberapa titik posko bertujuan mempermudah warga mengakses bantuan tanpa harus berpindah jauh dari lokasi pengungsian.

"Kami pastikan semua bantuan dapat menyentuh masyarakat secara merata," ujarnya.

Di sisi lain, Polri memperkuat penjagaan di wilayah terdampak guna mencegah potensi tindak kriminal seperti penjarahan maupun konflik sosial.

Banyak rumah warga ditinggalkan dalam keadaan kosong karena pemiliknya mengungsi.

Dengan sistem pelayanan terbuka, terintegrasi, dan aktif sepanjang waktu, kehadiran posko Polri menjadi salah satu pilar percepatan pemulihan di Tapanuli Selatan.

Langkah ini disebut sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman sekaligus solusi cepat bagi masyarakat terdampak bencana.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wapres Gibran Pantau Penanganan Banjir Tapanuli Selatan, Kapolda Sumut Pastikan 1x24 Jam Siap Bantu Masyarakat
Terungkap! Ada Bekas Chainsaw di Kayu Pascabanjir Sumatra, Kapolri Bongkar Fakta Baru
BMPD Sumut Salurkan 1 Ton Beras dan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Deli Serdang
Gibran ‘Sidak’ Gudang Bantuan di Medan: Tak Boleh Ada Bantuan yang Terlambat!
UMKM Sumatera Bangkit Pascabencana! Pemerintah Siapkan Skema Pemulihan, Bank Sumut Tunggu Aturan OJK
Jangan Salahkan Alam
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru