BREAKING NEWS
Senin, 30 Maret 2026

Belum Genap Seminggu Huntara Simarpinggan Diresmikan, Warga Keluhkan Genangan Air di Kolong Rumah dan Ancaman Kesehatan

Indra Saputra - Kamis, 12 Februari 2026 07:32 WIB
Belum Genap Seminggu Huntara Simarpinggan Diresmikan, Warga Keluhkan Genangan Air di Kolong Rumah dan Ancaman Kesehatan
Genangan air di kolong rumah Huntara bagi korban bencana retakan tanah di Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Jika dibiarkan, kondisi tersebut dikhawatirkan memperburuk kualitas lingkungan dan kesehatan penghuni.

Saat dikonfirmasi, salah seorang koordinator pengelolaan huntara melalui Babinsa Kecamatan Angkola Selatan menyatakan bahwa setelah proses serah terima, tanggung jawab pengelolaan berada di pemerintah desa.

"Karena sudah diserahterimakan, itu menjadi tanggung jawab kepala desa setempat," ujarnya.

Sementara itu, Johannes, salah satu pihak yang disebut bertanggung jawab dalam pengelolaan Huntara Simarpinggan, mengatakan akan melakukan pengecekan di lapangan.

"Kami cek dulu melalui tim di lapangan. Setahu kami hanya di titik itu, lokasi lain masih aman," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah kabupaten terkait langkah penanganan genangan air di kawasan huntara tersebut.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polri Pantau Pembangunan Huntap Ruspin di Aceh Tamiang, 14 Unit Sudah Berdiri dan Rangka Baja Mulai Terpasang
Rico Waas Tegaskan Pembangunan Medan 2026 Harus Nyata, Bukan Sekadar Agenda Seremonial
Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Sementara dan Tetap untuk Korban Bencana Sumatera Agar Tak Lagi Tinggal di Tenda
MS Kaban Heran: Aceh Terdampak Banjir Parah, Tapi Tidak Ada Satupun Perusahaan Dicabut Izin!
Menjelang Ramadan, Seruni dan TP PKK Aceh Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
Ketua MPR Ahmad Muzani: Ulama Jadi Penjaga Optimisme Rakyat Aceh Pascabencana
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru