JAKARTA – Penemuan bayi perempuan berusia dua hari di gerobak nasi uduk Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menimbulkan misteri baru.
Sebelumnya, seorang bocah berusia 12 tahun, yang dikenal dengan inisial Z, mengaku sebagai kakak bayi tersebut dan menyatakan ibunya meninggal setelah melahirkan.
Namun keterangan itu kini diragukan warga setempat.
Menurut Ati (53), seorang warga, ada pria dewasa yang membawa kantong kresek hitam sekitar satu jam sebelum bayi ditemukan.
"Bukan anak-anak, orang dewasa. Ada orang lewat kayak bapak-bapak gitu, nenteng tas item. Sekitar jam 16.30 WIB," ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, menyatakan pihak kepolisian masih mencari keberadaan Z dan menegaskan bahwa kebenaran pengakuannya belum dapat dipastikan.
"Belum ada (hasilnya), masih dalam pencarian," kata Anggiat.
Bayi ditemukan oleh Dinda (20), warga lantai dua, yang mendengar tangisan dari sebuah tas belanja di dekat gerobak nasi uduk.
Dinda segera memanggil ibunya dan membawa bayi ke rumah sebelum melapor ke pihak berwajib.
Di dalam tas, bayi perempuan dengan pakaian boneka beruang warna biru dan selimut bayi, ditemukan bersama susu kemasan kotak merah, tisu basah, sarung tangan biru, dan secarik kertas berisi nama inisial bayi, AR, lahir pada Senin (2/3/2026).
Setelah perawatan intensif di Puskesmas Pasar Minggu, bayi yang sempat mengalami kondisi kuning tersebut kini sehat dan telah diserahkan ke Panti Balita Cipayung, Jakarta Timur.
Bernard Tambunan, Kasudin Sosial Jakarta Selatan, memastikan bayi mendapat perawatan terbaik.