BREAKING NEWS
Rabu, 12 Agustus 2026

Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Siswa SD hingga Tewas, Kini Diperiksa Polisi

- Kamis, 30 April 2026 18:11 WIB
Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Siswa SD hingga Tewas, Kini Diperiksa Polisi
Kendaraan Toyota Innova yang dikendarai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Ahmad Mursidi menabrak kerumunan siswa SDN Sukaratu 5, Kamis, 30 April 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PANDEGLANG — Satuan Lalu Lintas Polres Pandeglang memeriksa Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Ahmad Mursidi, terkait kecelakaan yang menabrak kerumunan siswa SDN Sukaratu 5 hingga menewaskan satu orang siswa.

Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP Surya Muhammad mengatakan, hingga saat ini Ahmad Mursidi masih berstatus saksi dan tengah dimintai keterangan oleh penyidik.

"Pengemudi masih kita mintai keterangan oleh penyidik Satlantas Polres Pandeglang," kata Surya, Kamis, 30 April 2026.

Baca Juga:

Ia menjelaskan, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Penetapan status hukum, termasuk kemungkinan penahanan, masih menunggu hasil pemeriksaan.

"Sementara masih kita laksanakan pemeriksaan saksi-saksi, belum bisa diputuskan ditahan atau tidak," ujarnya.

Polisi juga telah mengamankan kendaraan Toyota Innova bernomor polisi A-1633-BF yang dikendarai Ahmad Mursidi saat insiden terjadi.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu siswa meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

"Korban meninggal dunia satu orang," kata Surya.

Guru SDN Sukaratu 5, Rika, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat jam istirahat sekolah.

Menurut dia, mobil tiba-tiba menabrak kerumunan siswa yang sedang berada di area jajanan sekolah.

"Anak-anak lagi jajan, tiba-tiba mobil menabrak," ujarnya.

Rika juga membenarkan bahwa pengemudi merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Ia menyebut saat kejadian, Ahmad Mursidi dalam kondisi menggunakan alat bantu kesehatan.

"Dia kepala dinas, saat itu memakai oksigen karena sakit diabetes," katanya.

Total terdapat sembilan korban dalam insiden tersebut, terdiri atas siswa, pedagang, dan seorang sales.

Satu siswa dinyatakan meninggal dunia, sementara lainnya masih menjalani perawatan.*


(d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mantan Istri Dilaporkan Polisi Soal Dugaan Penganiayaan ART, Ini Respons Andre Taulany
Polres Asahan Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dari Malaysia, Bupati Beri Apresiasi Tinggi
Polres Tanjab Timur Siapkan Pengamanan May Day 2026, Kedepankan Pendekatan Humanis dan Dialog dengan Buruh
Keluarga Korban Tabrakan di Madina Tolak Restorative Justice, Minta Tersangka Segera Ditahan
KAI dan Menhub Buka Suara soal Usulan Pemindahan Gerbong Wanita ke Tengah KRL
Eks Kapolres Bima Kota dan Empat Orang Lainnya Jadi Tersangka TPPU Narkotika
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru