BREAKING NEWS
Minggu, 21 Juni 2026

Buruh Kepung DPR RI, Asap Hitam Pekat Warnai Aksi May Day 2026: Suara Kami Harus Didengar!

- Jumat, 01 Mei 2026 18:13 WIB
Buruh Kepung DPR RI, Asap Hitam Pekat Warnai Aksi May Day 2026: Suara Kami Harus Didengar!
Aksi peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di depan gerbang utama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), pada Jumat, 1 Mei 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Asap hitam pekat membubung di depan gerbang utama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) saat aksi peringatan Hari Buruh Internasional 2026 memanas pada Jumat, 1 Mei 2026.

Massa aksi membakar ban dan spanduk sebagai simbol protes atas kebijakan ketenagakerjaan yang mereka nilai belum berpihak pada buruh.

Pembakaran terjadi sekitar pukul 16.25 WIB. Satu ban bekas disulut api di tengah jalan, disusul spanduk tuntutan yang sebelumnya terpasang di pagar depan gedung parlemen.

Baca Juga:

Api dengan cepat membesar di atas aspal, memunculkan asap tebal yang menyebar ke arah kerumunan.

Bau karet terbakar tercium menyengat. Sejumlah peserta aksi menutup wajah menggunakan masker atau kain untuk menghindari asap.

Gerimis yang turun di lokasi membuat kepulan asap tampak lebih berat dan rendah sebelum akhirnya perlahan terbawa angin.

Sejak siang, kawasan depan DPR RI telah dipadati massa dari kalangan buruh dan mahasiswa.

Mereka berdiri rapat di depan pagar, sebagian mengenakan jaket almamater, membawa ransel, serta mengibarkan bendera organisasi.

Orasi disampaikan secara bergantian dari atas mobil komando menggunakan pengeras suara.

Spanduk berisi tuntutan dibentangkan di pagar, sementara sebagian peserta duduk di pembatas jalan.

Di sela aksi, massa sempat menyimak penampilan musik dari Efek Rumah Kaca sebelum kembali meneriakkan yel-yel mengikuti orator.

Sesekali mereka mengangkat bendera Merah Putih di tengah kepulan asap.

"Pembakaran ini simbol bahwa suara kami harus didengar," ujar Rizky, 24 tahun, salah satu buruh peserta aksi di lokasi.

Hingga pukul 16.30 WIB, massa masih bertahan di depan gerbang DPR RI.

Sebagian duduk di jalan, sementara lainnya tetap berdiri mengikuti jalannya aksi. Lalu lintas di Jalan Gatot Subroto masih ditutup.

Aksi tersebut melibatkan sejumlah organisasi, di antaranya Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) dan Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI).

Ketua Umum KASBI, Sunarno, mengatakan aksi dilakukan untuk mendesak pemerintah dan DPR segera memperbaiki regulasi ketenagakerjaan pascaputusan Mahkamah Konstitusi terkait Undang-Undang Cipta Kerja.

Ia menilai DPR perlu segera membentuk undang-undang ketenagakerjaan baru dengan melibatkan serikat buruh secara langsung.

"DPR diperintahkan untuk segera membentuk undang-undang ketenagakerjaan. Kami datang untuk mendesak agar pembahasan dilakukan bersama serikat buruh," ujarnya.

Menurut Sunarno, pembaruan regulasi ketenagakerjaan penting karena menyangkut berbagai aspek hak pekerja, mulai dari sistem pengupahan, pesangon, hingga status hubungan kerja.*


(km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Medan Rico Waas Ancam Beri Warning ke Perusahaan Nakal yang Tak Bayar Sesuai UMK
Coffee Morning Kapolres Tanjab Timur dan Buruh, Bangun Dialog di May Day 2026
77 Serikat Buruh Hadiri May Day di Sumut, Bobby Nasution: Semua Tuntutan Jadi Prioritas
May Day 2026 di Sumut, 21.119 Pekerja Rentan Kini Dapat Perlindungan JKK dan JKM
Aksi May Day di Medan, GMNI Kepung DPRD Sumut Suarakan 12 Tuntutan: Soroti Kebijakan Ketenagakerjaan hingga MBG
Ribuan Buruh di Medan Turun ke Jalan, Sindir Acara Seremonial Pemerintah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru