Dipecat dan Dipenjara, Empat Prajurit TNI Penyiram Aktivis KontraS Ajukan Banding
JAKARTA Oditurat Militer II07 Jakarta memutuskan tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap empat anggota Badan Intel
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG – Kaca jendela kamar tidur rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, ditemukan pecah diduga akibat tembakan orang tak dikenal (OTK).
Peristiwa itu terjadi di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan kini tengah diselidiki aparat kepolisian.
Insiden tersebut pertama kali diketahui Lom Lom saat kembali ke rumah dinas usai menghadiri kegiatan pesta rakyat di Kecamatan STM Hulu, Minggu (14/6/2026) malam.Baca Juga:
Keesokan harinya, Senin (15/6/2026), personel Satreskrim Polresta Deli Serdang bersama Tim INAFIS melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pecahnya kaca tersebut.
"Praduga kami ditembak dari luar," ujar Lom Lom saat mendampingi proses olah TKP.
Ia menjelaskan, pecahan kaca ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB ketika dirinya masuk ke kamar tidur. Di lantai dekat jendela, ia melihat pecahan kaca berukuran besar.
"Saya lihat ada pecahan kaca di lantai tidak jauh dari jendela. Saya sempat mencari kemungkinan proyektil, tapi belum ditemukan," katanya.
Yang menjadi perhatian, posisi jendela yang pecah berada tepat di samping tempat tidurnya.
"Jendela itu bersebelahan dengan tempat tidur saya," ujarnya.
Setelah kejadian, Lom Lom menghubungi istrinya yang sedang menunaikan ibadah haji di Arab Saudi serta melaporkan peristiwa itu kepada pihak rumah tangga rumah dinas.
Ia menilai kecil kemungkinan kejadian tersebut disebabkan peluru nyasar, mengingat rumah dinas berada dalam area yang dikelilingi tembok tinggi.
"Kalau menurut saya ini peluru nyasar rasanya tidak mungkin. Bisa saja ada motif lain, termasuk dugaan intimidasi," tegasnya.
Meski demikian, ia menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada pihak kepolisian dan berharap kasus ini dapat segera terungkap.
Sementara itu, Polresta Deli Serdang masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi di lokasi kejadian.
Tim INAFIS juga telah diterjunkan untuk identifikasi forensik.
Hingga kini, polisi belum dapat memastikan penyebab pecahnya kaca tersebut, apakah akibat tembakan atau faktor lainnya.
Seluruh kemungkinan masih terbuka dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi di kawasan perkantoran pemerintahan yang memiliki pengamanan ketat. Polisi diharapkan segera mengungkap fakta untuk menghindari spekulasi di masyarakat.*
(sp/ad)
JAKARTA Oditurat Militer II07 Jakarta memutuskan tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap empat anggota Badan Intel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah tidak akan melakukan impor beras konsumsi dalam waktu dekat
EKONOMI
JAKARTA Roy Suryo berencana mengajukan penangguhan penahanan setelah ditahan oleh Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penyebaran tudin
HUKUM DAN KRIMINAL
LHOKNGA Musyawarah Ke2 Persatuan Masyarakat Langsa (Permasa) yang digelar di kawasan Pantai Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (20/6/
POLITIK
JAKARTA Partai Demokrat meminta PDI Perjuangan (PDIP) menunjukkan sikap politik yang lebih tegas terkait posisinya terhadap pemerintahan
POLITIK
JAKARTA Wortel selama ini dikenal sebagai salah satu makanan yang baik untuk kesehatan mata karena kaya akan vitamin A. Namun, anggapan
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara menegaskan bantuan perumahan pemerintah harus tepat sasar
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Seorang anak lakilaki berusia 10 tahun bernama Azka Al Fatih dilaporkan hilang usai menunaikan salat Jumat di Kecamatan Pat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, merespons video viral yang memperlihatkan sejumlah siswa di Kabupaten Samosir terlambat m
PEMERINTAHAN
JAKARTA Proses hukum kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo memasuki babak baru. Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dok
NASIONAL