BREAKING NEWS
Kamis, 16 Juli 2026

Ibu Muda Ditemukan Meninggal Mengapung di Krueng Aceh, Polisi Olah TKP

T.Jamaluddin - Rabu, 15 Juli 2026 16:47 WIB
Ibu Muda Ditemukan Meninggal Mengapung di Krueng Aceh, Polisi Olah TKP
Seorang wanita berinisial NA (29), warga Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di aliran Krueng Aceh, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (15/7/2026) siang. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Seorang wanita berinisial NA (29), warga Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di aliran Krueng Aceh, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (15/7/2026) siang. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab peristiwa tersebut.

Jasad korban pertama kali ditemukan dalam posisi telungkup oleh tiga warga yang berada di sekitar lokasi, yakni Mukhsana Ramadhan (36), warga Kabupaten Pidie, Syharul Ramadhan (31), warga Ulee Kareng, dan Atailah (55), warga Kuta Baro, Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Ingin Jaya AKP Fazilullah mengatakan, jasad korban kemudian dievakuasi ke daratan oleh warga bersama suami korban, Mukhlis (48).

Baca Juga:

"Korban berhasil diangkat ke daratan oleh warga sekitar bersama suaminya," kata AKP Fazilullah.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui baru saja melahirkan dan sebelumnya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina. Korban juga pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh karena mengalami gangguan psikologis pascamelahirkan.

Kapolsek menjelaskan, pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB, adik korban menghubungi Mukhlis untuk menanyakan keberadaan istrinya. Saat itu diketahui korban diduga keluar rumah melalui jendela dan meninggalkan bayi berusia tujuh bulan di rumah.

Mendapat informasi tersebut, Mukhlis langsung melakukan pencarian. Sekitar pukul 11.30 WIB, ia menerima kabar adanya penemuan sesosok mayat di Krueng Aceh. Setelah tiba di lokasi, Mukhlis memastikan jasad tersebut merupakan istrinya berdasarkan bekas infus yang masih terlihat di tangan kanan korban.

Tim Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh kemudian melakukan olah TKP sebelum jasad korban dievakuasi ke RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh menggunakan ambulans Gampong Pango.

Namun, pihak keluarga menolak dilakukan visum et repertum terhadap jenazah. Penolakan tersebut disertai dengan surat pernyataan yang ditandatangani oleh suami korban.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halamannya di Samalanga, Kabupaten Bireuen.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi dan penyebab pasti peristiwa tersebut.* (dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bianglala Mendadak Mati, Polisi Tutup Sementara Pasar Malam di Deli Serdang
Buntut 30 Pengunjung Terjebak di Bianglala, Polisi Tutup Pasar Malam Lau Dendang karena Tak Kantongi Izin Keramaian
Heboh! Dua Polisi Polres Samosir Diduga Jadi Pengedar Sabu, Satu Positif Narkoba
Bareskrim Ungkap Kronologi Penangkapan 9 Tersangka Penyerangan Polisi di Katingan, 3 Pelaku Utama Ditangkap di Kaltim
KPK Benarkan Diundang Polri untuk Bahas Tiga Perkara Korupsi, Ini Hasilnya
Fantastis! Ini Rincian Barang Bukti yang Disita Polisi dari Kasus Dugaan Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru