BREAKING NEWS
Rabu, 26 Agustus 2026

BPBD Catat 272 Bencana Terjadi di Sumut Sepanjang Januari-Juli 2026, Cuaca Ekstrem Paling Dominan

Adelia Syafitri - Selasa, 04 Agustus 2026 18:05 WIB
BPBD Catat 272 Bencana Terjadi di Sumut Sepanjang Januari-Juli 2026, Cuaca Ekstrem Paling Dominan
Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa sebuah rumah serta menutup akses jalan pada Senin, 3 Agustus 2026. (foto: BPBD Kota Sibolga)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara mencatat sebanyak 272 kejadian bencana alam terjadi di wilayah Sumut selama periode Januari hingga Juli 2026.

Ratusan bencana tersebut tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

BPBD menyebut bencana akibat cuaca ekstrem menjadi kejadian yang paling banyak terjadi dibandingkan jenis bencana lainnya.

Baca Juga:

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan data tersebut dihimpun berdasarkan laporan dari BPBD kabupaten/kota melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS).

"Berdasarkan catatan sebanyak 272 bencana terjadi di Sumut sejak Januari hingga Juli 2026," ujar Sri Wahyuni di Medan, Selasa.

Dari jumlah tersebut, bencana cuaca ekstrem tercatat sebanyak 95 kejadian.

Setelah itu, bencana tanah longsor menjadi kejadian terbanyak kedua dengan 75 kejadian.

Sementara itu, bencana banjir berada di urutan berikutnya dengan 67 kejadian yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara.

"Kebakaran hutan dan lahan tercatat sebanyak 32 kejadian, kekeringan dua kejadian dan bencana non alam satu kejadian," kata Sri Wahyuni.

Berdasarkan wilayah terdampak, Kabupaten Deli Serdang menjadi daerah dengan jumlah kejadian bencana paling tinggi, yakni sebanyak 30 kejadian.

Kemudian disusul Kabupaten Dairi sebanyak 19 kejadian, Tapanuli Tengah 17 kejadian, Mandailing Natal 16 kejadian, serta Kota Gunungsitoli sebanyak 15 kejadian.

Selain itu, Kabupaten Langkat tercatat mengalami 14 kejadian bencana, Tapanuli Utara 12 kejadian, serta Pakpak Bharat dan Kota Sibolga masing-masing 11 kejadian.

Wilayah lain yang juga mengalami bencana yakni Kabupaten Humbang Hasundutan dan Simalungun masing-masing 10 kejadian.

Kota Medan dan Padang Lawas Utara tercatat sembilan kejadian.

Selanjutnya, Kota Binjai dan Kabupaten Nias Selatan masing-masing tujuh kejadian.

Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Kota Pematangsiantar masing-masing enam kejadian.

Sementara Kabupaten Batubara dan Serdang Bedagai masing-masing mencatat lima kejadian bencana.

Kota Tanjungbalai tercatat empat kejadian, sedangkan Kabupaten Asahan dan Tapanuli Selatan masing-masing tiga kejadian.

Adapun Kabupaten Nias Utara mencatat dua kejadian, sementara Kabupaten Nias Barat dan Kota Tebingtinggi masing-masing satu kejadian.

Sri Wahyuni menjelaskan, seluruh data tersebut berasal dari laporan resmi BPBD kabupaten/kota yang kemudian dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam sistem pendataan kebencanaan.

"Data tersebut berdasarkan laporan kejadian bencana dari BPBD kabupaten/kota yang disampaikan melalui pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana atau PUSDALOPS yang selanjutnya diinput pada aplikasi yang telah disediakan," ujarnya.

Dengan tingginya angka kejadian bencana selama tujuh bulan terakhir, BPBD Sumut terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi cuaca ekstrem, banjir, dan tanah longsor yang masih dapat terjadi di sejumlah wilayah.* (at/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bulog Sumut Siapkan 17.300 Ton Beras untuk 1,73 Juta Penerima Bantuan Pangan
Pemprov Sumut Dorong Inalum Perkuat Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan Danau Toba
Kejati Sumut Bantah Proyek Gedung Baru Rp95 Miliar Mangkrak
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp2,7 Miliar untuk Rehabilitasi Gedung A Kantor Disdik
Pj Sekdaprov Sumut Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Karya, Prestasi, dan Persatuan
Hadiri HUT Ke-114 HKBP Medan Sudirman, Wagub Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan dan Bangunan Bersejarah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru