Sebut Alasannya Mengada-ada, Sudaryono Resmi Batalkan Proyek Janggal LED Rp 535 Miliar di BGN
JAKARTA Pengadaan LED senilai Rp535 miliar di Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan setelah informasinya ramai beredar di media sosi
NASIONAL
LANGKAT -Sebuah peristiwa tragis terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur, Langkat, di mana seorang santri berinisial FAZ (17 tahun) diduga membakar pengajarnya, Adab Auli Rizki (19 tahun). Insiden ini berlangsung pada Sabtu, 5 Oktober 2024, dan memicu perhatian publik setelah terungkapnya fakta-fakta baru oleh pihak kepolisian.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, menjelaskan bahwa pelaku awalnya memberikan keterangan palsu kepada penyidik. FAZ mengklaim bahwa ia melihat seseorang melarikan diri dari masjid sebelum kebakaran terjadi. Namun, setelah penyidikan lebih lanjut, terungkap bahwa FAZ-lah yang membakar pengajar tersebut.
“Awalnya, saat penyidik datang, dia bercerita ada orang yang lari dari masjid, lalu tiba-tiba kebakaran. Dia mencoba memanipulasi penyidik dan merekayasa peristiwa,” ungkap David. “Faktanya, dia sendiri yang melakukan pembakaran.”
Setelah melakukan aksinya, FAZ berusaha menciptakan kesan seolah-olah ia mencari bantuan untuk memadamkan api. “Setelah terbakar, dia berpura-pura melihat orang lari, meminta bantuan kepada santri lain, memecahkan kaca, dan mendobrak pintu untuk menolong korban,” tambah David.
Saat ini, FAZ telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Langkat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini menyoroti masalah bullying di lingkungan pesantren, di mana FAZ dilaporkan sering menjadi korban perundungan oleh teman-teman sebayanya, yang mungkin menjadi pemicu tindakan nekatnya.
Kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih dalam terkait motif di balik tindakan FAZ dan bagaimana lingkungan pesantren dapat berperan dalam mencegah perundungan. Kasus ini menjadi peringatan bagi lembaga pendidikan untuk lebih memperhatikan kesehatan mental santri dan mengatasi bullying dengan serius.
Pihak ponpes dan masyarakat setempat diharapkan dapat berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi seluruh santri, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
(N/014)
JAKARTA Pengadaan LED senilai Rp535 miliar di Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan setelah informasinya ramai beredar di media sosi
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang perdana permohonan praperadilan terkait sah atau tidaknya penyitaan yang d
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam penyidikan terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) naik Rp31.000 pada perdagangan Jumat (4/9/2026). Harga emas Antam ukuran 1 gram kini
EKONOMI
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga membatalkan rencana penerapan mekanisme pembelian BBM subsidi dengan menunjukkan surat tanda nomor kendar
EKONOMI
VLADIVOSTOK Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto terkait kerja sama
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (4/9/2026). Dolar AS pagi ini berada di leve
EKONOMI
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri Penutupan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Berdampa
PEMERINTAHAN
TAPTENG Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke wilayah Tapanuli, Sumatera Utara, Jumat (4/9/2026). Da
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mendalami data lebih dari 1,4 juta penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat
NASIONAL