BREAKING NEWS
Rabu, 19 Agustus 2026

Bocah 8 Tahun Hanyut di Sungai Tanjung Pinggir, BPBD dan Tim Gabungan Masih Melakukan Pencarian

Azryn Marida - Rabu, 19 Agustus 2026 15:06 WIB
Bocah 8 Tahun Hanyut di Sungai Tanjung Pinggir, BPBD dan Tim Gabungan Masih Melakukan Pencarian
BPBD dan Tim Gabungan masih melakukan pencarian anak berusia 8 tahun, yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Tanjung Pinggir, wilayah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada Senin, 17 Agustus 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SIMALUNGUN — Seorang anak berusia 8 tahun, Qholil Hidayat Sitanggang, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Tanjung Pinggir, wilayah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada Senin, 17 Agustus 2026.

Tim gabungan hingga kini masih melakukan pencarian.

Qholil merupakan siswa SD 091608 Sinaksak dan warga Lingkungan V, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Baca Juga:

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Qholil saat itu bersama ayahnya mencari daun pisang di sekitar aliran sungai.

Korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Arus yang cukup deras kemudian membawa korban.

Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Mendapat informasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD segera menuju lokasi untuk membantu proses pencarian.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, juga turun langsung memantau pencarian dan berkoordinasi dengan unsur terkait.

"Mendengar peristiwa ini, kami bergegas turun ke lapangan dan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang ada di lokasi. Harapan kita semua, korban segera ditemukan dan proses pencarian dapat berjalan secara maksimal," ujar Budiman di lokasi kejadian.

Tim BPBD Kabupaten Simalungun bergabung dengan tim gabungan untuk memperluas pencarian.

Petugas menyisir sepanjang aliran sungai dan sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban.

Tim gabungan terdiri atas personel BPBD Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, unsur TNI dan Polri, relawan, serta masyarakat setempat.

Hingga berita ini ditulis, pencarian masih berlangsung. Tim terus berupaya menemukan korban dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel di lapangan.

Budiman mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat arus deras, kondisi tebing atau tepian sungai licin, dan cuaca kurang bersahabat.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas di sekitar sungai yang berisiko, terutama saat arus sedang deras. Keselamatan harus menjadi hal yang utama," pungkasnya.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kabar Gembira untuk Guru! PPPK Bisa Ikut Seleksi PNS 2027, Menkeu Pastikan APBN Aman!
231 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Naik Status Penuh Waktu Januari 2027, Ada Jalur ke PNS Juga
"Bunyinya Keras Kali," Warga Medan Ceritakan Detik-detik Angin Kencang Rusak 11 Rumah dan Tumbangkan Pohon
Ribuan Warga Tumpah Ruah, Demonstrasi Pembebasan Sandera TNI Curi Perhatian di HUT ke-81 RI Simalungun
Lima Hari Pascagempa, Total Bantuan Tembus 253 Ton Sementara Korban Bertambah Jadi 202 Orang
Lewat QR Code di Panggung Kesenian Rakyat, Danantara Himpun Donasi Rp2,16 Miliar untuk Korban Gempa NTT
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru