Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Encep menyebut sekitar 300 personel Satbrimob Polda Sumbar dikerahkan untuk membantu proses penanganan bencana. Penyisiran dilakukan di dua titik untuk mencari korban yang dilaporkan hilang.
"Ada dua titik yang melakukan penyisiran," ujarnya.
Dalam keterangannya, Encep menyebut pihaknya menerima laporan satu orang hilang dan pencarian masih dilakukan. Keterangan tersebut berbeda dengan informasi Wakil Bupati Solok yang menyebut terdapat dua warga yang hilang.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Sumbar Ilham Wahab mengatakan banjir bandang terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Solok sejak sore pada Senin (21/9/2026).
Hujan deras memicu longsor di kawasan perbukitan di sekitar Kantor Bupati Solok. Material longsoran berupa pasir, batu dan lumpur kemudian terbawa aliran air dan menerjang kawasan perkantoran serta lingkungan di sekitarnya.
"Intensitas hujan cukup tinggi ini, mengakibatkan longsor pada bukit di belakang Kantor Bupati, di sekitaran Kantor Bupati yang membawa material pasir bercampur batu, lumpur dan air sehingga menerjang sekitaran area Kantor Bupati Solok dan sekitarnya," jelas Ilham.
Hingga Selasa (22/9/2026), proses pencarian korban dan pembersihan material banjir bandang masih berlangsung. Petugas juga terus melakukan penanganan di sejumlah titik yang terdampak.* (ds/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.