Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
ACEH TAMIANG - Banjir luapan merendam 14 desa di enam kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, sejak Minggu (11/10/2026) malam. Sedikitnya 285 kepala keluarga (KK) dilaporkan mengungsi dari empat desa berdasarkan data sementara yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan air menggenangi permukiman warga. Hingga Senin (12/10/2026), pendataan terhadap warga terdampak masih berlangsung.
Kepala BPBA Bahron Bakti mengatakan banjir melanda desa-desa yang tersebar di Kecamatan Tenggulun, Kejuruan Muda, Karang Baru, Bandar Pusaka, Tamiang Hulu, dan Bendahara.
Baca Juga:
"Korban terdampak masih dilakukan pendataan," kata Bahron dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).
Berdasarkan data sementara BPBA, pengungsian dilaporkan terjadi di sejumlah desa. Sebanyak 150 KK dari Desa Bandar Khalifah dan lima KK dari Desa Rongoh, Kecamatan Tamiang Hulu, harus mengungsi.
Selain itu, sebanyak 110 KK dari Desa Alur Selebu, Kecamatan Kejuruan Muda, serta 20 KK dari Desa Sumber Makmur, Kecamatan Tenggulun, juga dilaporkan mengungsi. Jika dijumlahkan dari empat desa tersebut, terdapat 285 KK yang mengungsi.
Bahron menyebut ketinggian air yang merendam permukiman warga berkisar 30 hingga 50 sentimeter. Kondisi tersebut masih perlu diwaspadai karena debit air dilaporkan terus bertambah.
Meski banjir merendam sejumlah desa dan menyebabkan warga mengungsi, BPBA melaporkan belum ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pendataan jumlah warga terdampak masih terus dilakukan.
Banjir dan Longsor Juga Terjadi di Daerah Lain
Selain Aceh Tamiang, bencana banjir dan longsor juga dilaporkan terjadi di wilayah Aceh lainnya akibat hujan lebat.
Di Kabupaten Aceh Tengah, banjir merendam Desa Bamil Nosar, Kecamatan Bintang. Sementara itu, longsor terjadi di Desa Toweren, Kecamatan Lut Tawar, pada Minggu (11/10/2026).
Material longsor sempat menutup akses jalan di wilayah tersebut. Namun, berdasarkan laporan yang disampaikan, jalan kini sudah dapat dilalui kembali.
Banjir juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues setelah hujan lebat menyebabkan aliran sungai meluap.
BPBA masih melakukan pendataan terhadap dampak bencana di sejumlah wilayah tersebut. Kondisi di Aceh Tamiang menjadi perhatian karena debit air dilaporkan terus meningkat, sementara warga di beberapa desa telah mengungsi untuk menghindari dampak banjir.* (ds/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.