Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Penutupan sementara itu dilakukan setelah sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan seusai menyantap menu MBG.
Meski demikian, penyebab pasti keluhan yang dialami para siswa perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut.
Berdasarkan laporan pada Jumat, sebanyak 17 siswa mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.
Gejala yang dilaporkan meliputi mual, muntah, pusing, dan sakit perut.
Dari jumlah tersebut, 11 siswa dilaporkan membaik setelah mendapat penanganan medis dan diperbolehkan pulang.
Sementara enam siswa lainnya masih menjalani observasi medis di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia.
Penanganan medis dilakukan untuk memantau kondisi para siswa setelah munculnya keluhan tersebut.
Informasi mengenai perkembangan kondisi mereka perlu diperbarui berdasarkan keterangan terbaru dari pihak rumah sakit atau instansi terkait.
Kasus ini menjadi perhatian terhadap pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program MBG, mulai dari proses pengolahan hingga makanan diterima dan dikonsumsi siswa.
Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan memastikan standar keamanan pangan diterapkan dengan baik agar program pemenuhan gizi bagi anak sekolah dapat berjalan sesuai tujuan tanpa mengabaikan keselamatan penerima manfaat.* (km/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.