BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Mentan Amran Geram! Minta Kasus Bawang Bombay Ilegal di Semarang Diusut Tuntas: Ini Sekongkol Semua!

Adam - Sabtu, 10 Januari 2026 18:44 WIB
Mentan Amran Geram! Minta Kasus Bawang Bombay Ilegal di Semarang Diusut Tuntas: Ini Sekongkol Semua!
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, saat memantau ribuan karung bawang ilegal yang diamankan aparat di sebuah gudang, Sabtu (10/1). (foto: a.amran_sulaiman/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SEMARANG – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan kasus penyelundupan bawang bombay di Kota Semarang harus diusut sampai tuntas agar tidak terulang kembali.

Pernyataan ini disampaikan saat Amran memantau ribuan karung bawang ilegal yang diamankan aparat di sebuah gudang, Sabtu (10/1).

"Ini harus. Kami minta Polisi Militer dampingi, kemudian Kapolres, agar diusut, dibongkar sampai akar-akarnya. Ini harus dikasih efek jera," ujar Amran.

Baca Juga:

Ribuan karung bawang bombay yang diamankan berjumlah 6.172 karung atau sekitar 123 ton.

Namun, Menteri Amran menekankan bahwa bukan jumlahnya yang menjadi persoalan utama, melainkan potensi risiko bawang ilegal membawa penyakit dan merugikan petani lokal.

Menurut Amran, penyelundupan ini diduga telah direncanakan dengan baik, terbukti enam truk siap mengangkut bawang tanpa dokumen resmi.

"Ini berarti sekongkol semua, mobilnya sudah siap semua. Baru tidak ada surat-surat. Ini harus dibongkar. Enggak boleh ada ampun," tegasnya.

Amran menegaskan bawang ilegal tersebut akan dimusnahkan dan tidak akan dilelang atau diedarkan ke pasar.

"Berhasil dihalau sebelum menyebar ke masyarakat. Nggak boleh," katanya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djoko Julianto, menyampaikan bahwa penyidikan masih berjalan.

Polisi telah mengamankan enam sopir ekspedisi sebagai saksi, menyita ribuan karung bawang bombay, dan enam unit truk.

"Pengemudi truk hanya mengaku diminta mengangkut barang ini dari Kalimantan ke Semarang. Pemeriksaan masih terus berjalan terkait dokumen dan asal-usul barang," ujar Djoko.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Banjir dan Longsor Menyapu 536 Hektare Sawah di Tapsel, Petani Kehilangan Mata Pencaharian
SELAMATKAN ANAK KITA! JAJANAN BERBAHAYA DIDUGA BEREDAR BEBAS DI BATU BARA, ORANG TUA DESAK RAZIA SEGERA!
Presiden Apresiasi Peran Polri Jawa Barat dalam Keberhasilan Swasembada Jagung Nasional
Suhartoyo Sah atau Ilegal? Pakar Hukum Kritik Proses Pengangkatan Ketua MK
Nenek di Sumbar Dianiaya Penambang Emas Ilegal di Tanah Miliknya
Bawang Merah Jadi Komoditas Andalan Petani di Deli Serdang, Modal Kecil Untung Besar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru