Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
SUMBAR — Seorang nenek berusia 67 tahun, Saudah, menjadi korban penganiayaan diduga oleh penambang emas ilegal di tanah miliknya di kawasan Sungai Batang Air Sibinail, Sumatera Barat.
Peristiwa terjadi Kamis, 1 Januari 2026, setelah korban melarang aktivitas tambang ilegal di lahannya.
Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat ia mendatangi lahan miliknya pada siang hari.Baca Juga:
Saudah meminta para penambang menghentikan aktivitasnya, yang sempat diindahkan. Namun, para penambang kembali beroperasi pada malam hari.
Saat itu, Saudah mendatangi lokasi dengan membawa senter dan tiba-tiba dilempari batu hingga pingsan, lalu tubuhnya dibuang ke semak-semak.
"Saya dilempari batu bertubi-tubi sampai terjatuh ke pinggir sungai dan tidak sadar lagi," ujar Saudah kepada wartawan, Senin, 5 Januari 2026.
Korban mengalami luka serius di wajah, termasuk kedua mata bengkak, dahi dan bibir berdarah yang dijahit, serta sejumlah luka di tubuh.
Saudah saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Tuanku Imam Bonjol, Lubuk Sikaping, dengan kondisi masih memprihatinkan.
Anak korban, Iswadi Lubis, menyebut bahwa ibunya sempat disangka meninggal oleh pelaku.
"Ibu saya dilempari batu sampai pingsan, dipukuli, dan dibuang ke semak-semak. Itu sudah tidak wajar, bukan perlakuan manusia," kata Iswadi.
LBH Padang mendesak aparat kepolisian mengusut kasus penganiayaan sekaligus aktivitas tambang emas ilegal yang meresahkan warga.
Calvin Nanda Permana, Kepala Divisi Kampanye LBH Padang, menyebut aktivitas ilegal ini sudah berlangsung selama setahun, merusak mata pencaharian warga, termasuk usaha keramba ikan yang mati akibat air sungai keruh.
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK