Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Tanaman sukun mampu tumbuh di berbagai kondisi wilayah, mulai dari daerah dengan curah hujan tinggi hingga kawasan yang lebih kering seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut Edi, pohon sukun tidak membutuhkan perawatan yang rumit, tetapi mampu menghasilkan buah hampir sepanjang tahun.
Karakter tersebut menjadikan sukun sebagai tanaman pangan yang berkelanjutan dan memiliki emisi karbon yang relatif rendah.
Kemampuan adaptasi tersebut membuat sukun dinilai berpotensi menjadi salah satu solusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama ketika Indonesia menghadapi tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang terus meningkat.
Pengembangan sukun sebagai pangan masa depan juga dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya petani lokal yang mengembangkan komoditas pangan alternatif.
Dengan kandungan gizi tinggi, mudah dibudidayakan, serta mampu bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan, sukun kini mulai mendapat perhatian sebagai salah satu pangan lokal yang berpotensi menjadi unggulan Indonesia.* (mi/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.