Ini Lima Kesalahan Pola Pikir yang Menghambat Kehidupan Menurut Islam
JAKARTA Pakar ekonomi syariah, Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, Lc., M.Ec., mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir negatif menj
AGAMA
JAKARTA — Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyatakan kesiapannya untuk berkantor di mana saja, termasuk di Papua, sebagai bagian dari tugasnya mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam menangani berbagai persoalan di daerah.
Hal itu ia ungkapkan saat ditemui wartawan di Jakarta, Kamis (10/7/2025).
"Saya bisa berkantor di mana saja, di Kebon Sirih, bisa di IKN, bisa di Papua, bisa juga di Klaten. Kita jadikan kantor di mana pun," ujar Gibran.
Gibran menegaskan bahwa kehadiran langsung di tengah masyarakat adalah hal yang lebih penting ketimbang lokasi fisik kantor.
Ia menyebutkan bahwa sebagai wakil presiden, dirinya harus aktif turun ke daerah, berdialog dengan warga, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat lainnya guna menyerap aspirasi.
"Bagi saya sebagai pembantu presiden, harus sering ke daerah dan berdialog dengan pelaku usaha, menerima kritikan. Kita bisa berkantor di mana saja. Bisa bertemu dengan warga itu yang paling penting," jelasnya.
Pernyataan Gibran ini sejalan dengan informasi yang sebelumnya disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di sela acara Laporan Tahunan Komnas HAM 2024, Yusril mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan mandat khusus kepada Wapres Gibran untuk menangani langsung berbagai persoalan di Papua, termasuk isu pelanggaran HAM yang selama ini belum tuntas.
"Sekarang ini wakil presiden akan diberikan penugasan, bahkan mungkin ada kantornya di sana, untuk bekerja langsung dari Papua dalam menangani masalah ini," ujar Yusril, dikutip dari kanal YouTube Komnas HAM, Selasa (8/7).
Meski demikian, hingga kini belum ada perintah resmi dari Presiden Prabowo kepada Gibran untuk secara permanen berkantor di Papua.
Hal ini ditegaskan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, yang menyatakan bahwa tidak ada keputusan resmi terkait penempatan kantor Wakil Presiden di Papua.
Namun, Gibran tetap membuka kemungkinan untuk berkantor secara fleksibel di Papua jika hal tersebut dinilai dapat mempercepat penyelesaian persoalan di Bumi Cenderawasih.
Fokus pada Dialog dan Penyelesaian Akar Masalah
Sebagai pejabat negara, Gibran menekankan pentingnya pendekatan dialogis dalam menangani masalah Papua.
Menurutnya, kehadiran langsung dan komunikasi terbuka dengan masyarakat akan membantu menemukan solusi berkelanjutan.
"Kita harus hadir, harus dengar langsung. Supaya kebijakan yang kita ambil bukan dari balik meja, tapi berdasarkan fakta di lapangan," ucap Gibran.
Langkah ini dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam mendorong pendekatan humanis dan pembangunan berkelanjutan di wilayah timur Indonesia, yang selama ini menghadapi tantangan kompleks baik secara sosial, ekonomi, maupun keamanan.*
(bi/a008)
JAKARTA Pakar ekonomi syariah, Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, Lc., M.Ec., mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir negatif menj
AGAMA
PANGKALPINANG Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 menjad
NASIONAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 masih menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menen
EKONOMI
ACEH TAMIANG Pemulihan sektor pertanian di wilayah Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi terus menunjukkan perkembangan positif.
PERTANIAN AGRIBISNIS
ACEH TIMUR Polres Aceh Timur, Polda Aceh, masih menyelidiki penemuan jenazah seorang bayi perempuan yang ditemukan mengapung di aliran S
PERISTIWA
LANGKAT Ketua DPD PKN II Kabupaten Langkat Abd Rasyidin Pane, Ketua DPD PKN II Kota Binjai Mohan (KYBO), dan Ketua Satgas IPK Kota Binja
NASIONAL
JAKARTA Polemik penunjukan Aisyah Zakkiyah sebagai Komisaris PT PP (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 19
EKONOMI
SUKABUMI Menembus hutan hujan tropis di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan mengarungi derasnya Sungai Cicatih hingg
NASIONAL
JAKARTA Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menilai kepastian hukum merupakan salah satu faktor utama yang menentuka
EKONOMI
JAKARTA Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke79 dimanfaatkan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono untuk menegaskan kem
EKONOMI