KPK Lakukan OTT ke-11 Tahun 2026 di Imigrasi Jakarta Barat
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) ke11 sepanjang 2026. Kali ini, penindakan dil
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Wacana mengenai Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar kembali mencuat di ruang publik.
Isu tersebut dilontarkan oleh politisi senior Golkar, Ridwan Hisjam, yang menyebut adanya dorongan dari kader-kader di daerah atas dasar penurunan suara partai pada Pemilu 2024.
Namun, Ketua Fraksi Golkar di MPR RI, Melchias Markus Mekeng, dengan tegas membantah isu tersebut dan menyebutnya sebagai hoaks.
Dalam pernyataannya, Mekeng menilai isu Munaslub sengaja disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa kondisi internal Partai Golkar saat ini masih solid dan tengah fokus pada agenda konsolidasi.
"Nggak ada itu. Munaslub hanyalah isu-isu yang dilontarkan oleh pihak-pihak yang bahkan tidak memunculkan identitasnya. Internal Golkar tenang saja, kita sedang konsolidasi," ujar Mekeng, Rabu (6/8/2025).
Sementara itu, Ridwan Hisjam menyatakan bahwa wacana Munaslub bukanlah hal baru.
Menurutnya, aspirasi tersebut sudah lama terdengar dari kader-kader di daerah.
Ia mengklaim banyak pengurus di akar rumput yang secara rutin melakukan kajian suara partai (kirka), dan melihat adanya tren penurunan sejak kepemimpinan Ketua Umum saat ini.
"Kader di bawah merasa suara Golkar berkurang. Mereka melakukan kirka secara rutin dan menyimpulkan adanya penurunan suara di desa-desa. Maka muncullah suara ketidaksenangan dan keinginan untuk Munaslub," terang Ridwan.
Ia menyebut dirinya siap mendukung Munaslub, selama memenuhi empat unsur sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, yaitu: ketua umum melanggar AD/ART, melakukan pidana, berhalangan tetap, atau mengundurkan diri.
"Kalau memang ada unsur yang terpenuhi, saya siap memberikan dukungan. Soal posisi, saya serahkan ke partai. Saya ini kader yang sudah berpengalaman sejak usia 35 tahun," ujar Ridwan dengan nada santai.
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) ke11 sepanjang 2026. Kali ini, penindakan dil
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung membenarkan telah melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, pada Rabu, 3 Juni 2026.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggant
SOSOK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah melakukan e
NASIONAL
JAKARTA Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai penanganan kejahatan jalanan seperti begal sebaiknya tetap menjadi kewenangan kep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026. Pelemahan terjadi di tengah
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka nyaris stagnan dengan kecenderungan melemah tipis pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026.
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Rabu, 3 Juni 2026, terpantau tidak mengalami perubahan atau stagnan diband
EKONOMI
JAKARTA Tersangka kasus dugaan penyebaran tuduhan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo, Roy Suryo, merespons santai penetapan berka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana merespons santai keputusan Presiden Prabowo Subianto yang memberhentikan
NASIONAL