Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Saya mau ngritik Pak
Rocky Gerung sedikit. Dia sering ledekin Jokowi 'nggak ngapa-ngapain'. Ini datanya Pak," ucap Purbaya sambil menunjuk grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 2006 hingga 2025.
Menurut Purbaya, Presiden Jokowi berperan penting dalam menyelamatkan perekonomian saat pandemi COVID-19. Ia bahkan menyebut intervensi Presiden langsung memaksa dana bank sentral mengalir ke sistem ekonomi."Tahun 2020 kita hampir hancur. Tapi Presiden turun langsung, memaksa sistem bergerak. Dari 2021 sampai 2023 ekonomi mulai membaik," ungkapnya.
Namun, ia mengakui tantangan kembali muncul di 2023-2024, yang memicu keresahan sosial akibat tekanan ekonomi yang semakin berat.Purbaya menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi 8 persen bukanlah angka ambisius, melainkan kebutuhan untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).
"Kalau kita tidak kejar angka ini, maka kita akan terus terjebak. Jepang, Korea, dan China pernah mencapainya," kata Purbaya.Ia menyoroti perlunya kolaborasi antara negara dan sektor swasta agar mesin pertumbuhan bisa kembali berjalan secara seimbang, setelah era Presiden SBY yang dipimpin swasta (private-led growth) dan era Jokowi yang dikendalikan negara (state-led growth).
"Sekarang saatnya mesin negara dan swasta bergerak bersama," tutupnya.*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.