JAKARTA — Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, merespons kabar yang menyebutkan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, akan kembali bergabung dalam kabinet pemerintahan, kali ini di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam keterangannya kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/9), Aris menegaskan bahwa keputusan pembentukan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden."Kabinet kan hak prerogatif Pak Presiden, ya saya enggak bisa menyampaikan," ujar Aris singkat saat menjawab pertanyaan soal kemungkinan Mahfud MD mengisi posisi strategis di Kabinet Merah Putih.
Spekulasi mengenai kembalinya Mahfud MD ke lingkaran kabinet mencuat setelah sebuah unggahan di media sosial menyebut mantan calon wakil presiden 2024 itu akan bergabung dalam pemerintahan. Sejauh ini, Mahfud MD adalah satu-satunya cawapres Pilpres 2024 yang belum menempati posisi di kabinet.
Sebaliknya, pasangan politiknya dalam pemilu lalu, Muhaimin Iskandar, telah lebih dulu bergabung dengan pemerintahan sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat.Saat ditanya terkait rencana pelantikan menteri yang disebut-sebut akan dilaksanakan pada Rabu (17/9), Aris menjawab secara normatif.
"Ya nanti kita lihat saja. Nanti kita lihat. Nanti setelah selesai," ucapnya.Hingga saat ini, kursi Menko Polhukam masih belum terisi secara definitif usai pengunduran diri Budi Gunawan.
Terkait hal tersebut, Aris menyatakan bahwa Presiden Prabowo tengah menimbang sejumlah nama dan akan memilih sosok yang dianggap sebagai "putra terbaik bangsa"."Beliau akan mencari putra terbaik bangsa, tanpa pandang bulu, dari suku apa pun, darimana asalnya," kata Aris.
Ia juga mengungkap bahwa dirinya telah diajak berdiskusi oleh Presiden Prabowo mengenai sosok pengganti Menko Polhukam, namun enggan menyebutkan nama secara spesifik.Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Istana maupun dari pihak Mahfud MD terkait kemungkinan pengangkatan tersebut.