Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Rabu (12/11/2025). (Foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
SIMALUNGUN, – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menekankan pentingnya proaktivitas dan disiplin bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Hal ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Kantor Bupati, Pamatang Raya, Rabu (12/11/2025).
Dalam arahannya, Bupati Anton meminta ASN tidak hanya bekerja atas perintah, tetapi harus proaktif menyelesaikan permasalahan masyarakat.
Ia menyoroti lambatnya progres penanganan masalah Sungai Sikkam, yang telah berlangsung enam bulan, dan menekankan perlunya tindakan cepat dan nyata.
"Saya berharap pelayanan yang sudah baik agar ditingkatkan, dan bagi yang belum, saya mohon untuk berubah menjadi lebih baik. Ada 1 juta masyarakat yang harus kita layani," tegas Bupati Anton.
Rakor dimulai dengan pembacaan notulen rapat sebelumnya oleh Kabag Pemerintahan, Aman C. Sitorus, dan dilanjutkan dengan pembahasan isu strategis seperti pengembangan sumber daya manusia dan efektivitas pelayanan publik.
Beberapa program juga dipaparkan, termasuk Koperasi Merah Putih, Universal Health Coverage (UHC) oleh Dinas Kesehatan, serta laporan BPBD terkait bencana banjir di Serbelawan, longsor, dan irigasi di Hutabayuraja.
Plt Kepala BKPSDM, Jonrismantua Damanik, memperkenalkan konsep manajemen talenta ASN.
Sistem ini bertujuan menempatkan ASN sesuai kompetensi, kinerja, minat, dan rekam jejak, sehingga proses seleksi terbuka tidak lagi diperlukan.
Selain itu, diperkenalkan pula sistem Profiling ASN yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) dan menggunakan teknologi digital melalui aplikasi Pro ASN.
Sebanyak 740 ASN Kabupaten Simalungun akan didaftarkan dalam program ini, dengan target pelaporan ke BKN Sumut paling lambat akhir Desember 2025.
Kabupaten Simalungun dijadwalkan melakukan ekspos ke BKN Pusat pada minggu kedua Desember.
Rakor diikuti oleh Staf Ahli Bupati, para Asisten, pimpinan perangkat daerah, camat, dan kepala Puskesmas se-Kabupaten Simalungun, menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.*