Minggu Pertama Puasa, 245 KK Korban Bencana Tapsel Bisa Tinggal di Huntara Nyaman
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
JAKARTA — Pemerintah bersama DPR RI resmi menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyesuaian Pidana, Selasa (2/12/2025), yang selanjutnya akan disahkan menjadi Undang-Undang.
Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Edward Omar Sharif Hiariej, mengatakan RUU ini disusun untuk menyesuaikan ketentuan pidana di luar KUHP, sejumlah peraturan daerah, serta sebagian ketentuan KUHP agar sejalan dengan sistem pemidanaan terbaru.
"Penyesuaian ini penting untuk memastikan seluruh ketentuan pidana berjalan dalam sistem hukum terpadu, modern, dan konsisten, sekaligus mencegah tumpang tindih pengaturan," ujar Eddy dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI.Baca Juga:
RUU Penyesuaian Pidana mengatur harmonisasi pidana dalam UU sektoral, termasuk penataan ulang ancaman pidana, penyesuaian kategori denda, serta penghapusan pidana kurungan pada peraturan daerah.
Dalam konteks peraturan daerah, kewenangan pemberian sanksi pidana dibatasi hanya pada pidana denda kategori ketiga, dan pidana kurungan dihapuskan seluruhnya.
Selain itu, RUU ini juga menyempurnakan sejumlah ketentuan KUHP untuk menghindari multitafsir dan memastikan implementasi hukum lebih efektif di lapangan.
Pemerintah berharap harmonisasi ini menciptakan sistem pemidanaan yang konsisten, proporsional, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh warga negara.
Kesepakatan untuk membawa RUU ke rapat paripurna tercapai setelah delapan fraksi di Komisi III DPR RI menyampaikan pandangan akhir mereka dan menyatakan setuju.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dede Indra Permana Soediro, menegaskan persetujuan tersebut dengan menutup rapat melalui pengetukan palu.
Eddy menambahkan bahwa pemerintah mendukung RUU ini segera disahkan dan menyampaikan penghargaan atas kerja sama DPR dalam menyelesaikan pembahasan.*
(k/dh)
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
PADANG Delapan remaja dilaporkan terjebak air bah di Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tanga
PERISTIWA
PADANG Malam ini, jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang melaksanakan salat tarawih pertama di awal Ramadan 1447 Hijriah. Salah sa
AGAMA
JAKARTA Tersangka pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks, Tifauzia Tyassuma, atau akrab disapa Dokter Tifa, mengungkapkan bahwa penel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Dokter Tifa membeberkan hasil penelitiannya terkait ijazah Joko Widodo. Ia mengungkap setid
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (16/2/2026), menyebabkan beberapa titik kembali terendam banjir. Sal
PERISTIWA
TAPANULI TENGAH Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, melaporkan banjir melanda seluruh kecamatan di wilayahnya akibat hujan merata
PERISTIWA
PEKALONGAN Amat Muzakhim (56), suami anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, menjadi sasaran penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) pada S
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri kegiatan punggahan yang digelar di Jalan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan agar fasilitas olahraga te
OLAHRAGA