Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
MATARAM — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), menyampaikan kesiapan untuk bertanggung jawab atas kerusakan hutan yang terjadi pada masa pemerintahannya sebagai Menteri Kehutanan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada periode 2009-2014.
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan peserta Pembukaan Pelatihan Instruktur Nasional dan Lokakarya Pengkaderan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah di Kampus Universitas Muhammadiyah Mataram, Sabtu (6/12/2025).
Zulhas mengungkapkan, meskipun kini telah pensiun dari posisi Menteri Kehutanan, ia tetap memegang prinsip tanggung jawab terhadap segala keputusan yang ia ambil, terutama terkait kebijakan kehutanan yang berdampak pada lingkungan.Baca Juga:
"Saya mengatakan semua yang saya kerjakan itu (ketika jadi Menhut RI) saya berdoa baru saya tanda tangan. Saya akan pertanggungjawabkan walaupun sudah pensiun. Dunia akhirat," tegas Zulhas dengan keyakinan penuh.
Pernyataan ini mencerminkan komitmennya untuk selalu jujur dan transparan, meskipun dihadapkan pada kritik publik.
Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menanggapi potensi debat publik mengenai kebijakan-kebijakan yang diambil selama dirinya menjabat sebagai Menteri Kehutanan.
Ia menyatakan siap untuk mengadakan debat terbuka dengan siapapun yang ingin mempertanyakan langkah-langkahnya, termasuk Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, yang turut hadir dalam acara tersebut.
"Saya akan debat terbuka, pertanggungjawabkan apa yang sudah saya lakukan. Kita akan debat terbuka," ujar Zulhas, menegaskan keterbukaan dan keberanian untuk menghadapi kritik, baik dari masyarakat maupun netizen.
Zulhas juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik.
Dalam sebuah pernyataan tegasnya, ia mengundang netizen dan publik untuk mengkritiknya atas kebijakan-kebijakan yang ia buat selama menjabat sebagai Menteri Kehutanan.
"Netizen yang mau kritik, siapa saja boleh. Kita akan pertanggungjawabkan apa yang sudah kita lakukan," ujar Zulhas, yang mengingatkan bahwa tanggung jawab tidak hanya pada dunia, tetapi juga akhirat.
Menariknya, Zulhas menyebutkan bahwa dalam menghadapi berbagai kritik, ia mengikuti ajaran dalam Surah Ali Imran Ayat 134, yang mengajarkan tentang menjadi orang baik yang bermanfaat bagi sesama, lingkungan, dan alam semesta.
Zulhas menekankan pentingnya kontribusi positif dalam setiap keadaan.
Ia percaya bahwa meskipun menghadapi kritik dan tantangan, seorang pemimpin harus tetap berjiwa besar dan tidak membiarkan perasaan negatif menghalangi pekerjaan mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas juga mengungkapkan betapa pentingnya menjaga jiwa lapang dan tidak terjebak dalam persaingan atau sakit hati terkait pencapaian orang lain.
"Saya lapang, tidak pernah dendam atau sakit hati. Kita luas lapang, walaupun gajinya sedikit," katanya, menutup diskusi dengan prinsip kehidupan yang ia pegang teguh.*
(d/dh)
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL