BREAKING NEWS
Kamis, 16 April 2026

KPA Pusat Klarifikasi: Tidak Ada Instruksi Naikkan Bendera Bulan Bintang 25 Desember

T.Jamaluddin - Jumat, 26 Desember 2025 14:31 WIB
KPA Pusat Klarifikasi: Tidak Ada Instruksi Naikkan Bendera Bulan Bintang 25 Desember
Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Jack Libya. Pernyataan ini disampaikannya melalui video yang beredar luas di Banda Aceh dan media sosial, Kamis malam (25/12/2025). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Jack Libya, menegaskan tidak pernah mengeluarkan perintah kepada anggotanya untuk menaikkan bendera Bulan Bintang pada 25 Desember 2025.

Pernyataan ini disampaikannya melalui video yang beredar luas di Banda Aceh dan media sosial, Kamis malam (25/12/2025).

"Saya Jack Libya, Juru Bicara KPA Pusat. Tidak ada perintah untuk menaikkan bendera pada tanggal 25 Desember 2025," tegas Jack Libya.

Baca Juga:

Pernyataan ini sekaligus meluruskan berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait isu pengibaran bendera.

Jack Libya menjelaskan, ajakan pengibaran bendera Bulan Bintang tersebut bukan berasal dari struktur resmi KPA, melainkan propaganda pihak tertentu dari luar Aceh.

Ia menyebut nama Tgk Fajri yang berada di luar negeri sebagai pihak yang menyebarkan narasi tersebut.

"Nyan bandum propaganda Tgk Fajri yang di luar negeri," kata Jack Libya, menekankan bahwa narasi itu tidak mewakili sikap maupun kebijakan resmi KPA Pusat.

Juru bicara KPA Pusat itu juga mengimbau seluruh anggota di Aceh agar tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketenangan.

Ia menegaskan, saat ini Aceh sedang berduka akibat berbagai musibah yang melanda sejumlah wilayah.

"Aceh sedang berduka, Aceh sedang musibah. Harap semua KPA di seluruh Aceh jangan terpengaruh dengan pernyataan Tgk Fajri yang suruh naikkan bendera," ujarnya.

Jack Libya menambahkan, persoalan bendera merupakan bagian dari dinamika panjang Aceh yang memiliki waktu dan momentum tersendiri.

Namun, prioritas utama saat ini adalah solidaritas kemanusiaan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Peringati 21 Tahun Tsunami, Aceh Gelar Doa Bersama Korban Banjir dan Longsor
Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju, Pakpak Bharat Gelar Upacara Nasional
PERWINA Gelar Bakti Sosial Natal & Tahun Baru 2026: Berbagi Kasih, Hadirkan Senyum untuk Anak-anak Panti Asuhan
KPAI Ungkap Motif Siswi SD di Medan Diduga Bunuh Ibu Kandung
Prabowo: Jalan Trans Papua Kunci Pembangunan Papua dan Ekonomi Lokal
Mulai 2026, Indonesia Tidak Lagi Impor Solar, Kata Presiden
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru