BREAKING NEWS
Minggu, 17 Mei 2026

Sjafrie Sjamsoeddin Sebut Diskusi Prabowo dan Tokoh Nasional Tekankan Pentingnya Transparansi APBN dan Pemberdayaan Rakyat

Nurul - Sabtu, 31 Januari 2026 17:14 WIB
Sjafrie Sjamsoeddin Sebut Diskusi Prabowo dan Tokoh Nasional Tekankan Pentingnya Transparansi APBN dan Pemberdayaan Rakyat
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. (Foto: Bisnis / Annisa Nurul Amara)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTAMenteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh nasional pada Jumat, 30 Januari 2026.

Pertemuan ini bertujuan membahas kondisi bangsa, termasuk pengelolaan negara yang optimal dan pencegahan kebocoran anggaran.

Menhan mengungkapkan pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup dan melibatkan tokoh-tokoh yang kerap disebut sebagai oposisi.

Baca Juga:

Namun, menurutnya, semua pihak sepakat untuk menaruh fokus pada kedaulatan rakyat dan perbaikan pengelolaan negara.

"Bapak Presiden ingin mengajak bersama-sama membenahi negara. Kita harus realistis melihat situasi dan jangan menutup-nutupi keadaan yang bisa membuat negara kesulitan," kata Menhan saat memberikan materi pada anggota Persatuan Wartawan Indonesia dalam acara retreat di Pusat Kompetensi Bela Negara, Cibodas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Sjafrie menyoroti dugaan kebocoran anggaran negara melalui sistem perbankan Himbara.

Menurut laporan yang diterimanya, aliran dana ke korporasi mencapai Rp 5.777 triliun, jauh melebihi APBN sekitar Rp 300 triliun.

Menhan menegaskan, hal ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan penegakan regulasi agar sumber daya alam dan keuangan negara dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.

Mengenai identitas tokoh-tokoh yang hadir, Menhan mengaku tidak mengetahui secara spesifik.

Ia hanya memastikan bahwa para tokoh tersebut menyatakan tidak ada oposisi dan sepakat fokus pada kepentingan rakyat.

"Kalau negara sulit, yang paling terdampak adalah rakyat. Keberpihakan kita terhadap rakyat harus ditunjukkan melalui moral dan tindakan nyata," tegas Menhan.

Pertemuan ini menjadi sorotan karena menyinggung isu strategis pengelolaan anggaran negara dan kolaborasi antara pemerintah dengan tokoh masyarakat untuk menjaga stabilitas politik dan ekonomi.*

(mt/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gugatan Anggaran Rp335 Triliun MBG ke Mahkamah Konstitusi, Pemohon Klaim Dana Pendidikan Terpangkas Sepertiga
Warga Gugat APBN 2026 ke MK, Minta Dana Pendidikan Tak Digunakan untuk Program MBG
Kebun Binatang Bandung: Ketika Kekuasaan Mendahului Hukum
Purbaya Buka Suara soal Dana Rp16,7 T untuk Dewan Perdamaian AS: “Bisa dari APBN”
Purbaya Sebut Iuran Dewan Perdamaian Sebagian Besar Bisa dari APBN
Prabowo: Dunia Akan Terkejut dengan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru