"Kalau Presiden merasa perlu melakukan perbaikan atau pergantian, itu hak prerogatif beliau. Pergeseran posisi menteri merupakan hal yang wajar dalam kerja pemerintahan," jelas Prasetyo di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Meski masih sebatas kabar, kemungkinan Jokowi masuk Wantimpres menjadi sorotan publik, mengingat posisi ini bisa memengaruhi dinamika politik nasional, terutama jelang reshuffle kabinet yang dijadwalkan Jumat, 6 Februari 2026.*