BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Penangkapan Imam Masjid Al Aqsa, MPR Minta RI Turun Tangan di Dewan Perdamaian

Nurul - Sabtu, 21 Februari 2026 10:54 WIB
Penangkapan Imam Masjid Al Aqsa, MPR Minta RI Turun Tangan di Dewan Perdamaian
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid. (Foto: fraksi.pks)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid (HNW), mengecam keras penangkapan imam dan khatib Masjid Al Aqsa, Syaikh M Ali Al Abbasiy, oleh pihak Israel.

Ia mendesak pemerintah membahas isu ini di Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP), yang dibentuk oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

"Ini harus segera dihentikan oleh Indonesia bersama negara-negara anggota OKI yang tergabung dalam BoP," ujar HNW dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (21/2/2026).

Baca Juga:

HNW menilai aksi Israel terhadap Masjid Al Aqsa merupakan bukti bahwa negara tersebut tidak menginginkan perdamaian, apalagi keberadaan negara Palestina. Ia menilai Dewan Perdamaian justru dijadikan kedok untuk melanjutkan agenda penjajahan atas Palestina.

"Ini merupakan tahapan untuk mewujudkan klaim berdirinya negara Israel Raya yang batas-batasnya melebar ke berbagai kawasan di luar Palestina," tegas HNW.

Politikus PKS itu mendorong pemerintah Indonesia agar menjadi terdepan bersama negara-negara sahabat dalam OKI—seperti Arab Saudi, Turki, Pakistan, dan Qatar—untuk menjadikan keselamatan Masjid Al Aqsa dan kebebasan beribadah di dalamnya sebagai salah satu isu utama dalam Dewan Perdamaian.

"Negara-negara anggota OKI yang tergabung dalam BoP seharusnya menjadikan keselamatan Masjid Al Aqsa dan kebebasan menjalankan ajaran agama di dalamnya sebagai syarat penting hadirnya perdamaian dan penghentian perang," lanjut HNW.

Ia juga menekankan bahwa isu ini tidak hanya tanggung jawab OKI, tetapi seluruh negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), terutama mengingat UNESCO telah menetapkan Masjid Al Aqsa sebagai situs warisan umat Islam pada 2016.

"Legitimasi umat muslim untuk beribadah di sana sangat kuat dan harus dijamin hak-haknya. Ketika terus dilanggar oleh Israel, mestinya terus diperjuangkan, termasuk melalui BoP," ujar HNW.*

(in/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dukung 20 Poin Perdamaian Gaza Trump, Berikut Isi Lengkapnya!
Prabowo Tegaskan Komitmen Perdamaian, TNI Siap Turun ke Gaza Dalam 1-2 Bulan
8.000 Pasukan TNI Ikut Misi Internasional Stabilisasi Gaza, Indonesia Jadi Wakil Komandan
Solusi Dua Negara Jadi Kunci, Prabowo Dorong Perdamaian Jangka Panjang Palestina
Indonesia Kecam Pendudukan Israel di Tepi Barat, Menlu Sugiono Tegaskan Pelanggaran Hukum Internasional
Prabowo Hadiri Rapat BoP, Upayakan Solusi Nyata untuk Palestina
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru