BREAKING NEWS
Minggu, 15 Maret 2026

Jusuf Kalla Bandingkan Kasus Andrie Yunus dengan Novel Baswedan, Desak Polisi Usut Tuntas

Adelia Syafitri - Sabtu, 14 Maret 2026 21:33 WIB
Jusuf Kalla Bandingkan Kasus Andrie Yunus dengan Novel Baswedan, Desak Polisi Usut Tuntas
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla. (Foto: Gettyimages)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan keprihatinannya atas kasus penyerangan terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Dalam insiden yang terjadi pada Sabtu (14/3/2026), Andrie disiram air keras oleh dua orang tak dikenal usai melakukan perekaman podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI).

JK membandingkan kasus ini dengan penyerangan yang dialami oleh mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, yang juga menjadi korban serangan air keras pada 2017.

Baca Juga:

"Tentu kita prihatin dan sayangkan terjadinya ini. Polisi harus betul-betul mengusut kasus ini," ujar JK saat ditemui di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan.

Menurut JK, aksi teror yang menimpa Andrie Yunus tidak bisa dipandang sebagai tindakan yang terpisah, melainkan sebagai bagian dari pola yang lebih besar.

"Setelah KPK dulu, siapa namanya, Novel Baswedan itu, ini lagi, (aktivis KontraS) kena lagi. Berarti ada kelompok atau siapa itu kita tidak tahu," tambah JK.

Pentingnya Penyelesaian yang Jernih

JK menegaskan bahwa kasus ini harus ditangani dengan hati-hati untuk menghindari spekulasi liar.

Dia menekankan agar polisi segera menyelidiki secara menyeluruh dan cepat untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan tersebut.

"Jadi perlu kita lihat secara jernih, siapa yang dirugikan. Ada juga kita tahu ada anak-anak SMA yang hobinya hanya sekadar usil, iseng, untuk mengirim serangan seperti ini. Kita tidak tahu. Jadi tinggal polisi yang harus aktif untuk melihat itu," ujar JK, berharap agar tidak ada pihak yang mencoba memanfaatkan insiden ini untuk tujuan tertentu.

Andrie Yunus Mengalami Luka Parah

Sebelumnya, Andrie Yunus disiram air keras setelah melakukan perekaman podcast bertajuk "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia".

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar parah yang mengakibatkan kerusakan di sejumlah bagian tubuhnya, termasuk tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta area mata.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa Andrie mengalami luka bakar hingga 24 persen dari tubuhnya.

Kasus ini, yang menyasar seorang aktivis yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah, semakin memunculkan kekhawatiran terkait keselamatan dan kebebasan berekspresi di Indonesia.

Tindak kekerasan terhadap pembela HAM seperti ini jelas mengundang perhatian publik dan membutuhkan penanganan yang serius oleh aparat penegak hukum.*

(in/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
GNB Tegaskan, Jangan Biarkan Teror Pembela HAM Berulang, Polri Harus Segera Usut Pelaku Penyerangan
Bupati Cilacap Diduga Terlibat Pemerasan THR untuk Forkopimda, KPK Ungkap Kasusnya
Bupati Cilacap Ditangkap KPK, Uang Rp 610 Juta Diduga untuk Pemberian THR
Serangan terhadap Andrie Yunus: Anggota DPR Minta Negara Lindungi Aktivis dan Pembela HAM
Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras, Anies: Kita Semua Marah!
KPK Amankan Uang Ratusan Juta dan 27 Orang dalam OTT Cilacap
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru