Bukan Main! Blending Batu Bara Kini Wajib Izin Langsung Menteri ESDM
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan aturan baru yang memperketat pengawasan praktik pencampuran atau b
EKONOMI
MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, angkat bicara terkait aksinya yang sempat marah kepada Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung, saat meninjau pembangunan tanggul dan sabo dam di wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Bobby mengaku emosinya memuncak karena banyak warga di Tapteng mengeluhkan belum menerima bantuan pascabencana. Keluhan tersebut disebutnya berbeda dengan daerah lain seperti Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, hingga Sibolga yang dinilai lebih minim komplain.
"Setiap kita datang ke Tapteng, masyarakat selalu mengeluhkan belum dapat bantuan. Padahal di daerah lain keluhan itu tidak sebanyak di sini," ujar Bobby usai ziarah di Taman Makam Pahlawan Medan dalam rangka HUT Sumut ke-78, Rabu (15/4/2026).Baca Juga:
Menurut Bobby, persoalan utama bukan pada ketersediaan bantuan, melainkan lambatnya pendataan penerima. Ia menegaskan pihaknya sudah berulang kali mengingatkan jajaran pemerintah daerah untuk mempercepat proses tersebut.
"Sudah sering kita sampaikan agar data dipercepat. Bantuan itu ada, tapi datanya belum rampung dari tingkat bawah sampai ke bupati," jelasnya.
Puncak kemarahan Bobby terjadi saat meninjau penanganan sungai yang akan dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum. Ia kesal karena proyek tersebut belum berjalan meski kontrak sudah diteken sejak satu bulan lalu.
"Sudah sebulan berkontrak tapi belum bisa dikerjakan. Jangan sampai pihak kementerian kena teguran karena di lapangan tidak siap," tegasnya.
Ia menilai lambannya pembebasan lahan menjadi salah satu penyebab utama terhambatnya proyek. Bobby menyebut, jika camat hingga kepala lingkungan aktif turun langsung, persoalan tersebut seharusnya bisa diselesaikan lebih cepat.
Bobby juga mengungkapkan warga enggan melepas lahan karena belum menerima bantuan. Kondisi itu membuat proses pembangunan tanggul menjadi terhambat.
"Kalau masyarakat belum dapat bantuan, wajar mereka merasa keberatan. Tapi ini harus segera diselesaikan," ujarnya.
Selain itu, Bobby mengaku menyaksikan langsung kondisi banjir di lokasi. Ia menyebut genangan air dapat kembali terjadi hanya dalam waktu kurang dari satu jam saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
"Belum setengah jam hujan, jalan yang tadi kering sudah tergenang lagi. Ini yang dirasakan masyarakat," katanya.
Untuk mempercepat penanganan, Bobby memberikan tenggat waktu selama satu minggu untuk menyelesaikan pembebasan lahan. Ia meminta agar mekanisme bencana dapat digunakan guna mempercepat proses tersebut.
"Saya minta seminggu ini harus selesai, baik dengan mekanisme normal maupun bencana," tegasnya.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan Bobby marah kepada Camat Tukka sempat beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Bobby terlihat menegur keras terkait lambannya penanganan pascabencana di Tapteng yang disebutnya sebagai daerah paling lambat dalam proses pemulihan.*
(ds/dh)
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan aturan baru yang memperketat pengawasan praktik pencampuran atau b
EKONOMI
BOGOR Kejaksaan Agung (Kejagung) menyegel sebuah gudang penyimpanan motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Sentul, Kab
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kodim
POLITIK
JAKARTA Pemerintah Aceh bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membahas revisi UndangUndang Pemerintahan Aceh (UUPA) dalam sebua
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU Kantor dan rumah dinas milik PT Agrinas Palma Nusantara (APN) di Desa Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengapresiasi pelaksanaan ibadah haji di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah p
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Sekretaris sekaligus pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus,
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, meminta aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanji
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, meninjau langsung kondisi jembatan di Kelurahan Mendahara, Kecamatan Menda
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Pemerintah Kabupaten Bungo resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan
PEMERINTAHAN