Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - DPP Partai Golkar menyoroti aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Partai berlambang beringin itu mengingatkan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud agar lebih peka terhadap kondisi masyarakat.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengatakan kepala daerah harus mampu membaca situasi sosial di tengah publik, terutama saat muncul kritik terkait kebijakan pemerintah.
"Kami mengimbau sekaligus memberikan arahan DPP Partai Golkar, ayo kita peka terhadap suasana, ayo kita peka terhadap kondisi masyarakat kita," kata Sarmuji, Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga:
Sarmuji juga menekankan pentingnya sikap sederhana bagi pejabat publik. Menurutnya, gaya hidup yang terkesan berlebihan dapat memicu kecemburuan sosial dan memperkeruh suasana.
"Jangan sampai tampak berlebihan, baik itu yang sifatnya pribadi maupun yang sifatnya dinas," ujarnya.
Sebelumnya, aksi demonstrasi yang berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, yang dipimpin oleh Rudy Mas'ud, berakhir ricuh setelah aparat kepolisian membubarkan massa di Jalan Gajah Mada pada Selasa (21/4). Massa aksi disebut melempari petugas dengan batu dan botol.
Pembubaran dilakukan karena aksi dinilai telah melewati batas waktu yang ditentukan. Aparat kemudian mengerahkan water cannon untuk membubarkan massa yang mulai bertindak anarkis.
Aksi tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, komunitas atlet disabilitas hingga organisasi masyarakat. Mereka berjalan dari Gedung DPRD menuju kantor gubernur sambil membawa spanduk serta poster berisi kritik.
Dalam orasinya, massa menyoroti kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang dianggap belum transparan. Mereka juga mengangkat isu dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan pemerintahan daerah.
Usai aksi, Rudy Mas'ud terlihat meninggalkan kantor gubernur dengan pengawalan aparat keamanan. Ia tidak memberikan pernyataan kepada awak media dan langsung menuju rumah jabatan.*
(in/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.