BREAKING NEWS
Kamis, 13 Agustus 2026

Golkar Ingatkan Gubernur Kaltim Usai Demo Ricuh, Minta Lebih Peka dan Hindari Sikap Berlebihan

- Sabtu, 25 April 2026 17:36 WIB
Golkar Ingatkan Gubernur Kaltim Usai Demo Ricuh, Minta Lebih Peka dan Hindari Sikap Berlebihan
Demo yang digelar sejumlah elemen masyarakat di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (21/4/26) malam, berakhir ricuh. (Foto: ceknricek)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - DPP Partai Golkar menyoroti aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Partai berlambang beringin itu mengingatkan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud agar lebih peka terhadap kondisi masyarakat.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengatakan kepala daerah harus mampu membaca situasi sosial di tengah publik, terutama saat muncul kritik terkait kebijakan pemerintah.

"Kami mengimbau sekaligus memberikan arahan DPP Partai Golkar, ayo kita peka terhadap suasana, ayo kita peka terhadap kondisi masyarakat kita," kata Sarmuji, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga:

Sarmuji juga menekankan pentingnya sikap sederhana bagi pejabat publik. Menurutnya, gaya hidup yang terkesan berlebihan dapat memicu kecemburuan sosial dan memperkeruh suasana.

"Jangan sampai tampak berlebihan, baik itu yang sifatnya pribadi maupun yang sifatnya dinas," ujarnya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi yang berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, yang dipimpin oleh Rudy Mas'ud, berakhir ricuh setelah aparat kepolisian membubarkan massa di Jalan Gajah Mada pada Selasa (21/4). Massa aksi disebut melempari petugas dengan batu dan botol.

Pembubaran dilakukan karena aksi dinilai telah melewati batas waktu yang ditentukan. Aparat kemudian mengerahkan water cannon untuk membubarkan massa yang mulai bertindak anarkis.

Aksi tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, komunitas atlet disabilitas hingga organisasi masyarakat. Mereka berjalan dari Gedung DPRD menuju kantor gubernur sambil membawa spanduk serta poster berisi kritik.

Dalam orasinya, massa menyoroti kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang dianggap belum transparan. Mereka juga mengangkat isu dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan pemerintahan daerah.

Usai aksi, Rudy Mas'ud terlihat meninggalkan kantor gubernur dengan pengawalan aparat keamanan. Ia tidak memberikan pernyataan kepada awak media dan langsung menuju rumah jabatan.*

(in/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PTUN Tolak Gugatan Koalisi Sipil, Fadli Zon: Tak Ada Pemerkosaan Massal 1998
Viral Ojol Ricuh dengan Debt Collector di Medan, Polisi Mediasi Keributan Dipicu Penarikan Motor
Eks Polisi Penembak Pelajar SMKN 4 Semarang Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan, Diduga Kendalikan Peredaran Narkoba dari Balik Lapas
Bobby Nasution Soroti Pengungsi di Sumut, Minta Regulasi Dipertegas demi Cegah Dampak Sosial dan Keamanan
Target Ambisius 2027, Mualem Ingin Kemiskinan Turun dan Infrastruktur Diperkuat
Pisah Sambut Tiga Pejabat Struktural, Jajaran Lapas Labuhan Ruku Penuh Haru dan Semangat Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru